Irma Fitri
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Semi Kuasa Titik di Dalam Lengkungan Hiperbola Irma Fitri; M. Mashadi; H. Hasriati
Matematika Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jmtm.v16i2.2732

Abstract

Abstract. The power of point not only discussed in the circle, but it can also be determined from other conic sections, namely hyperbola. In this thesis discussed about how to determine the semi power of  point which is outside and inside the hyperbola arches use the polar line equation of hyperbola and the distance between two points.Keywords: power of point, semi power of point, hyperbola.Abstrak. Kuasa titik tidak hanya dibahas pada lingkaran, tetapi kuasa titik juga dapat ditentukan dari irisan kerucut lain, yaitu hiperbola. Pada tulisan ini dibahas mengenai cara menentukan semi kuasa titik terhadap hiperbola yang berada di dalam lengkungan hiperbola dengan menggunakan persamaan garis kutub hiperbola dan jarak dua titik.Kata Kunci: Kuasa titik, semi kuasa titik, hiperbola. 
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Asri Darayuli Nayan; Irma Fitri
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.485 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i2.11803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis berdasarkan gaya belajar siswa pada materi program linear. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui desain studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 10 Pekanbaru pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 25 orang siswa kelas XII MIPA 1 SMAN 10 Pekanbaru yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes, teknik angket, dan wawancara yang dilakukan secara online berbantuan media WhatsApp. Adapun instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan komunikasi matematis pada materi program linear berupa 5 butir soal berbentuk uraian, angket gaya belajar, dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan komunikasi matematis kategori tinggi pada indikator menyatakan situasi matematika atau peristiwa sehari-hari ke dalam model matematika, sedangkan pada indikator lain tergolong kategori sedang. Subjek dengan gaya belajar auditorial memiliki kemampuan komunikasi matematis kategori sedang pada setiap indikator. Subjek dengan gaya belajar read/write memiliki kemampuan komunikasi matematis kategori tinggi pada indikator memberi penjelasan terhadap model matematika, sedangkan pada indikator lain tergolong kategori sedang. Serta subjek dengan gaya belajar kinestetis memiliki kemampuan komunikasi matematis kategori sedang pada setiap indikator.Kata Kunci:  Analisis Deskriptif, , Gaya Belajar VARK (Visual, Auditorial, Read/write, dan Kinestetis), Kemampuan Komunikasi Matematis.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Irma Fitri; Nurul Hidayatul Fuadah
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.456 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i4.10634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis berdasarkan minat belajar siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan desain yang digunakan adalah Faktorial Eksperimen Design. Waktu penelitian pada semester genap T.A 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Pekanbaru  dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah soal pemahaman konsep dan angket minat belajar. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe  Numbered Heads Together (NHT)  dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki minat belajar tinggi, sedang dan rendah pada siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru. 3) Tidak terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran dengan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis pada siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Raisya Olivia; Irma Fitri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3257

Abstract

Mengingat pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi perkembangan zaman, maka diperlukan suatu model pembelajaran seperti PBL untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Selain itu aspek lain yang turut mendukung adalah gaya belajar siswa. Dengan demikian, dilakukannya studi bertujuan melihat apakah terdapat dampak model pembelajaran, gaya belajar, serta interaksi keduanya bagi kemampuan pikir yang kritikal. Desain penelian ini adalah factorial experiment dengan pengambilan sampel cluster random sampling. Pelaksanaan penelitiannya ialah pada SMAN 2 Tambang dengan populasi kelas XI dan sampel kelas XI Merdeka 4 dan XI Merdeka 12. Dari hasil posttest yang telah dihitung menunjukkan tidak ditemukan perbedaan besar antara kelas yang mengikuti pembelajaran konvensional serta model PBL bagi kemampuan berpikir kritis. Selain itu, ditinjau dari gaya belajar tidak ditemukan perbedaan daya pikir kritis matematis. Kemudian, tidak ditemukan interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar bagi daya pikir kritis matematis. Kesimpulannya ialah PBL dan/atau gaya belajar tak memberi dampak besar bagi kemampuan berpikir kritis matematis terkhususnya di SMAN 2 Tambang.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENGAJUAN DAN PEMECAHAN MASALAH (JUCAMA) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF REGULATED LEARNING Endang Fadillah; Irma Fitri
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/evxjpa84

Abstract

This study aims to determine the effect of the Problem-posing and Problem-solving (JUCAMA) learning model on students’ mathematical creative thinking skills as viewed from the perspective of self-regulated learning. The study employed an experimental method with a factorial experimental design. The research sample was selected using cluster random sampling. Data were collected through a mathematical creative thinking test, a self-regulated learning questionnaire, and an observation sheet, and were then analyzed using a two-way ANOVA. The results indicate that students who learned using the JUCAMA model demonstrated superior mathematical creative thinking abilities compared to those who learned through conventional instruction. Furthermore, no significant differences in mathematical creative thinking abilities were found based on levels of self-regulated learning, and no interaction was observed between the instructional model and self-regulated learning regarding students’ mathematical creative thinking abilities.
Pemberdayaan Guru Sd Dalam Pengembangan Soal Hots Berbasis Ai Sebagai Strategi Mewujudkan Sdg 4 Pendidikan Berkualitas Habibis Saleh; Ade Irma; Irma Fitri; Rena Revita
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol. 5 No. 1 (2026): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  The primary challenge faced by teachers at UPT SD Negeri 008 Kualu is the limited time and competence in formulating evaluation instruments based on Higher Order Thinking Skills (HOTS). Teachers often struggle to design assessment items that effectively stimulate students' analytical, evaluative, and creative skills, particularly in mathematics. This community service program aims to enhance teachers' skills in developing HOTS-based mathematics evaluation instruments through the integration of Artificial Intelligence (AI) technology. The training was conducted by a community service team from the Mathematics Education Study Program at the State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau, employing collaborative and interactive methods. Participants received practical guidance on utilizing AI applications, such as ChatGPT and Gemini, to design assessment items. The evaluation results indicated a significant increase in participants' competence. Prior to the training, 70.59% of participants reported an inability to compose high-level cognitive questions. However, after the training, over 80% were capable of independently constructing HOTS questions with AI assistance, and 99% demonstrated a clear understanding of AI integration techniques for evaluation instruments. This program demonstrates that AI can serve as a strategic partner in improving teacher efficiency and the quality of educational evaluation in elementary schools in accordance with SDG 4 goals. Keywords:  HOTS, Artificial Intelligence, Mathematics Evaluation, Teacher Training, ChatGPT  
Validity and Practicality of Guided Discovery based E-Module in Facilitating Student Mathematical Creative Thinking Ability at Junior High School Anisha Wulandari; Irma Fitri; Erdawati Nurdin; Annisa Wahidatul Asmi
Suska Journal of mathematics Education Vol 11 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v11i2.29711

Abstract

This research aimed to develop a guided discovery-based e-module to facilitate students' mathematical creative thinking abilities at Junior High School/ Islamic Junior High School.  It was Research and Development with the ADDIE model, consisting of 5 development steps: analysis, design, development, implementation, and evaluation.  The subjects of this research were 22 eighth-grade students at the Private Junior High School of YPPI Perawang. Validity and practicality questionnaires were used to collect data. Validity data were collected from expert validators, and practicality data were collected through questionnaires distributed to students. The research findings showed that the validity score was 90% (very valid) and the practicality score was 86% (convenient).  Based on the findings, the Guided Discovery-based e-module was found to be valid and practical in facilitating students' mathematical creative thinking at Junior High School/ Islamic Junior High School.