I Wayan Muliartha
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR UNTUK PEMBELAJARAN MANDIRI SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SUKASADA Muliartha, I Wayan
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran mandiri mata pelajaran teknik pengambilan gambar untuk siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Sukasada. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (research and development) model Borg & Gall, langkah-langkah pengembangan sebagai berikut. (1) Penelitian dan pengumpulan data awal. (2) Perencanaan. (3) Pembuatan produk awal. (4) Uji coba awal. (5) Perbaikan produk awal. (6) Uji coba lapangan. (7) Perbaikan produk operasional. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli isi, (2) uji ahli media, (3) uji ahli desain pembelajaran, (4) uji coba perorangan, (5) uji coba kelompok kecil, (6) uji coba kepada guru mata pelajaran, dan (7) uji lapangan. Hasil validasi ahli isi untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 95,43% berkualifikasi sangat baik,  buku panduan guru sebesar 96% berkualifikasi sangat baik, dan buku panduan siswa sebesar 96% berkualifikasi sangat baik. Hasil validasi ahli media untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 88,2% berkualifikasi sangat baik, buku panduan guru sebesar 96% berkualifikasi sangat baik, dan buku panduan siswa sebesar 96% berkualifikasi sangat baik. Hasil validasi ahli desain untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 95% berkualifikasi sangat baik,  buku panduan guru sebesar 100% berkualifikasi sangat baik, dan buku panduan siswa sebesar 100% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba siswa pada uji coba perorangan untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 95,87% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba kelompok kecil untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 89% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba user (guru) untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 91,66% berkualifikasi sangat baik, buku panduan guru sebesar 92% berkualifikasi sangat  baik, dan buku panduan siswa sebesar 92% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba lapangan untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 87.47% berkualifikasi sangat baik. Hasil tes hasil belajar dengan membandingkan skor pretest dan posttest dengan menggunakan uji-t memberikan hasil sig. sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah pembelajaran. Memperhatikan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran mandiri sudah teruji kelayakan, keunggulan, dan dapat digunakan pada proses pembelajaran mandiri.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR UNTUK PEMBELAJARAN MANDIRI SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SUKASADA Muliartha, I Wayan
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.335 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v1i1.290

Abstract

ABSTRAK Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran mandiri mata pelajaran teknik pengambilan gambar untuk siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Sukasada. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (research and development) model Borg & Gall, langkah-langkah pengembangan sebagai berikut. (1) Penelitian dan pengumpulan data awal. (2) Perencanaan. (3) Pembuatan produk awal. (4) Uji coba awal. (5) Perbaikan produk awal. (6) Uji coba lapangan. (7) Perbaikan produk operasional. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli isi, (2) uji ahli media, (3) uji ahli desain pembelajaran, (4) uji coba perorangan, (5) uji coba kelompok kecil, (6) uji coba kepada guru mata pelajaran, dan (7) uji lapangan. Hasil validasi ahli isi untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 95,43% berkualifikasi sangat baik,  buku panduan guru sebesar 96% berkualifikasi sangat baik, dan buku panduan siswa sebesar 96% berkualifikasi sangat baik. Hasil validasi ahli media untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 88,2% berkualifikasi sangat baik, buku panduan guru sebesar 96% berkualifikasi sangat baik, dan buku panduan siswa sebesar 96% berkualifikasi sangat baik. Hasil validasi ahli desain untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 95% berkualifikasi sangat baik,  buku panduan guru sebesar 100% berkualifikasi sangat baik, dan buku panduan siswa sebesar 100% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba siswa pada uji coba perorangan untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 95,87% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba kelompok kecil untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 89% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba user (guru) untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 91,66% berkualifikasi sangat baik, buku panduan guru sebesar 92% berkualifikasi sangat  baik, dan buku panduan siswa sebesar 92% berkualifikasi sangat baik. Hasil uji coba lapangan untuk multimedia pembelajaran mandiri sebesar 87.47% berkualifikasi sangat baik. Hasil tes hasil belajar dengan membandingkan skor pretest dan posttest dengan menggunakan uji-t memberikan hasil sig. sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah pembelajaran. Memperhatikan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran mandiri sudah teruji kelayakan, keunggulan, dan dapat digunakan pada proses pembelajaran mandiri.
Pengaruh Latihan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Servis Atas dan Servis Bawah dalam Permainan Bola Voli Jata Wira, I Putu Nala; I Ketut Semarayasa; I Wayan Muliartha
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 2 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/hsjmba82

Abstract

This study aims to analyze the effect of arm muscle strength training on upper servis ability in volleyball games. The research method used an experiment with a pretest-posttest design. The research sample was 15 male volleyball extracurricular students at SD Negeri 1 Dukuh Kabupaten Karangasem using total sampling technique. The research instrument was a test and measurement of upper passing ability, with criterion validity based on predetermined standards. The results showed that there was an increase in the average upper passing score from the pretest of 40.93 to 50.07 in the posttest, with a difference of 9.14. In addition, the statistical test results showed a significance value (sig. 2-tailed) of 0.000, which is smaller than the significance level of 0.05, indicating a significant difference between the pretest and posttest results. These findings suggest that arm muscle strength training contributes to improving upper passing skills by improving players' propulsion and movement stability. This study provides important implications for volleyball coaches and extracurricular coaches in designing more effective and evidence-based training programs to improve player performance. Thus, arm muscle strength training can be used as one of the recommended training methods to improve the quality of the upper passing technique in volleyball games. Keyword: Volleyball, Strength, Exercise, Arm Muscles, Overhead Passing, Underhand Pass