Ema Khotimah
Bidang Kajian Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

"Bezoek Politik" dalam Perspektif Dramaturgis Ema Khotimah
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 3, No 2 (2002): Memilih Pendekatan dalam Penelitian: Kuantitatif atau Kualitatif?
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v3i2.773

Abstract

Indonesia, dengan kekhasan struktur sosial budayanya, memiliki sistem sosial dan budaya komunikasi politik yang khas pula. Bila pada masyarakat modern dan demokratik lainnya, kedudukan media massa elektronik (televisi)-di samping media cetak-menjadi ujung tombak kegiatan propaganda, kampanye. dan periklanan politik; maka, di Indonesia, saluran komunikasi organisasi dan interpersonal telah menjadi saluran utama komunikasi politik selama tiga dasawarsa terakhir. Namun, sejak munculnya televisi swasta, terlebih pascaruntuhnya Orde Baru, televisi dan media massa lainnya menjadi sinergi dalam membangun budaya komunikasi politik dewasa ini. Fenomena iklan politik dan public relations dalam konteks politik, kini mulai akrab digunakan. Para komunikator politik pun mulai menjadikan media massa elektronik sebagai sarana publisitas bagi dirinya dan kubu politiknya.