Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Pendidikan Sains

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE TAI DENGAN BERBANTUAN LKS MGMP TERMODIFIKASI DAN LKS BERBASIS MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA NEGERI 1 POLOKARTO Utami, Aprillia Setyo; -, Ashadi -; Mulyani, Sri -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui perbedaan pembelajaran metode TAI dengan berbantuan LKS MGMP termodifikasi dan LKS berbasis masalah dengan kemampuan awal dan berfikir kritis terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, populasinya terdiri siswa kelas XI IPA SMAN 1 Polokarto tahun pelajaran 2013/2014. Sampel yang diambil adalah 2 kelas yaitu Kelas XI IPA 1 dan XI IPA 3 dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas XI IPA 1 diberikan pembelajaran metode TAI dengan berbantuan LKS berbasis masalah, sedangkan XI IPA 3 diberikan pembelajaran metode TAI dengan berbantuan LKS MGMP termodifikasi. Data dikumpulkan dengan tes untuk prestasi kognitif, kemampuan awal dan kemampuan berpikir kritis, dan observasi untuk prestasi belajar psikomotor serta angket untuk prestasi belajar afektif. Teknik analisis data menggunakan analisis non parametrik kruskal wallis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) ada  perbedaan prestasi belajar siswa pada pembelajaran metode TAI dengan berbantuan LKS MGMP termodifikasi dan LKS berbasis masalah baik ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. (2) Tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan rendah pada kompetensi termokimia baik ranah kognitif, afektif dan  psikomotor. (3) Tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa yang mempunyai kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah pada kompetensi termokimia baik ranah kognitif, afektif dan psikomotor. (4) Ada interaksi antara pembelajaran metode TAI berbantuan LKS MGMP termodifikasi dan LKS berbasis masalah dengan kemampuan awal tinggi dan kemampuan awal rendah terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif dan psikomotor, sedangkan untuk ranah afektif tidak ada interaksi. (5) Adanya interaksi antara pembelajaran metode TAI berbantuan LKS MGMP termodifikasi dan LKS berbasis masalah dengan kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif dan psikomotor, sedangkan untuk ranah afektif tidak ada interaksi. (6) Tidak ada interaksi antara kemampuan awal tinggi dan kemampuan awal rendah dengan kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah terhadap prestasi belajar ranah kognitif, afektif maupun psikomotor. (7) Tidak ada interaksi antara pembelajaran metode TAI  berbantuan LKS MGMP termodifikasi dan LKS berbasis masalah dengan kemampuan awal dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa ranah kognitif dan afektif, sedangkan untuk ranah psikomotor tidak ada interaksi.  
PEMBELAJARAN KIMIA UNSUR DENGAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MENGGUNAKAN MEDIA GAME KARTU DAN MEDIA GAME ANIMASI DITINJAU DARI MOTIVASI DAN GAYA BELAJAR SISWA Sundari, Endang -; Saputro, Sulistyo -; Mulyani, Sri -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media game kartu dan media game animasi pada model pembelajaran TGT, motivasi belajar, gaya belajar, dan interaksinya terhadap prestasi belajar ranah kognitif dan afektif.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan April 2013 – Pebruari 2014. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XII IPA SMA N 2 Purwokerto tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XII IPA 4 dan kelas XII IPA 5.Kelas XII IPA 4 diberi pembelajaran dengan model TGT dengan menggunakan media game kartu dan kelas XII IPA 5 diberi pembelajarandengan model TGT dengan media game animasi. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif, angket untuk prestasi belajar afektif, motivasi belajar dan gaya belajar. Hipotesis diuji menggunakan uji non-parametrik.Dari hasil analisis data disimpulkan 1) ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan afektif  siswa pada pembelajaran dengan model Teams Games Tournament (TGT) menggunakan media game kartu dan siswa yang belajar dengan model Teams Games Tournament (TGT) menggunakan media game animasi. 2) tidak ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan afektif siswa yang memiliki gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. 3) ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan afektif siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. 4) tidak ada interaksi antara media ajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif  siswa. 5) ada interaksi antara media ajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa. 6) tidak ada interaksi antara gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa. 7) ada interaksi antara media ajar, motivasi belajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa. Â