Raymond Marulitua Manik, Abdul Rachmat Budiono, Syahrul Sajidin Faculty of Law Universitas Brawijaya e-mail: raymanik05@student.ub.ac.id ABSTRAK Pandemi Corona sangat berdampak bagi seluruh dunia termasuk Indonesia. Banyak sektor yang terkena imbasnya termasuk produktivitas kegiatan perekonomian yang akhirnya menurun dalam kurun beberapa waktu belakang. Penelitian ini menganalisis Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh pengusaha dengan Pandemi corona sebagai alasan Force Majeure dan kebijakan-kebijakan hukum yang berkaitan dengan PHK di masa pandemi corona. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan pandemi corona sebagai force majeure serta perlindungan hak pekerja atau buruh yang terkena PHK. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dan bahan data sekunder. Penelitian ini menyatakan bahwa Pandemi Corona dapat digunakan sebagai alasan force majeure dalam melakukan PHK dan perlunya perlindungan terhadap pekerja atau buruh yang terkena PHK. Kata Kunci: Pandemi Corona, Pemutusan Hubungan Kerja, Force Majeure ABSTRACT Covid-19 has posed great impacts almost in all sectors, hampering economic productivity and causing the economy to have slumped recently. This research analyzes layoff taking place in companies amidst the pandemic, which is regarded as force majeure, and policies regarding layoff during the pandemic. This research aims to find out the position of the pandemic as force majeure and the protection of the rights of laborers or workers discharged from their jobs. With normative-juridical methods, primary and secondary data, this research has found out that the pandemic can be regarded as force majeure as the basis for layoff, but protection for workers or laborers discharged from their jobs should also be taken into account. Keywords: Corona, layoff, Force Majeure