Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : himmah

Terpilihnya Zohran Kwame Mamdani Muslim Pertama sebagai Walikota New York Rakha Pratama Putra; Nazwa Anindita Putri; Putri Ramadhani Bugis; Hendra Maujana Saragih
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 9 No 2 (2025): Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v9i2.4356

Abstract

The election of Zohran Kwame Mamdani as Mayor of New York City is an important contemporary political phenomenon in the study of international relations, especially in the context of global cities. New York as a center of world finance, international migration, and global institutions makes its local political dynamics have far-reaching international implications. This paper discusses this phenomenon by placing it within the framework of the relationship between local politics and global economic structures. The main problem in this study is how Mamdani's victory can be understood as a local political response to the structural pressures of the neoliberal global economy, as well as how it affects the role of global cities as sub-state actors in the international system. To answer these problems, this study uses the theoretical framework of International Political Economy, neoliberalism theory, the concept of global cities, and the approach of sub-state actors in International Politics. The methodology used is a qualitative approach through literature studies of academic books, scientific journals, and relevant documents. Key findings show that Mamdani's victory represents resistance to global economic inequality, the strengthening of progressive politics in urban spaces, and the increasing capacity of global cities as normative agents in international politics. In conclusion, political changes at the global city level have significant implications for contemporary international economic and political dynamics. Keywords: Zohran Mamdani, International Political Economy, Global Cities
Kerja Sama Arab Saudi – Amerika Serikat dalam Pengembangan Sektor Pariwisata Sebagai Strategi Diversifikasi Ekonomi Arab Saudi dalam Vision 2030 Raihan Niki Athiyah; Hendra Maujana Saragih
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 10 No 1 (2026): Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v10i1.4448

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan ekonomi Arab Saudi terhadap sektor minyak, yang mendorong pemerintah meluncurkan Saudi Vision 2030 dengan sektor pariwisata sebagai salah satu instrumen utama diversifikasi ekonomi, didukung oleh kerja sama strategis dengan Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Saudi Vision 2030 dalam mengembangkan sektor pariwisata serta mengkaji peran kerja sama Arab Saudi-Amerika Serikat dalam mendukung transformasi ekonomi tersebut, mencakup bentuk kerja sama, dampak, dan tantangan implementasinya pada periode 2020-2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, memanfaatkan data sekunder dari dokumen resmi pemerintah, jurnal akademik, laporan lembaga internasional, dan pemberitaan media kredibel, yang dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan bilateral Arab Saudi-Amerika Serikat, yang semula berpola oil-for-security, kini meluas ke sektor non-migas, mencakup investasi langsung (FDI), teknologi, energi terbarukan, hingga pertahanan dan keamanan. Amerika Serikat berkontribusi signifikan terhadap agenda diversifikasi ekonomi Arab Saudi melalui investasi, transfer teknologi, dan pengembangan modal manusia, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, kebijakan fiskal-moneter, serta posisi geostrategis Arab Saudi. Namun, kerja sama ini juga menghadapi tantangan sosial-budaya, ekologis, dan ekonomi-politik, termasuk berkurangnya daya tawar Arab Saudi akibat swasembada energi Amerika Serikat serta rendahnya kesadaran publik domestik terhadap biaya transisi energi terbarukan. Kata Kunci: Saudi Vision 2030, diversifikasi ekonomi, kerja sama bilateral, pariwisata, Arab Saudi–Amerika Serikat