Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan ekonomi Arab Saudi terhadap sektor minyak, yang mendorong pemerintah meluncurkan Saudi Vision 2030 dengan sektor pariwisata sebagai salah satu instrumen utama diversifikasi ekonomi, didukung oleh kerja sama strategis dengan Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Saudi Vision 2030 dalam mengembangkan sektor pariwisata serta mengkaji peran kerja sama Arab Saudi-Amerika Serikat dalam mendukung transformasi ekonomi tersebut, mencakup bentuk kerja sama, dampak, dan tantangan implementasinya pada periode 2020-2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, memanfaatkan data sekunder dari dokumen resmi pemerintah, jurnal akademik, laporan lembaga internasional, dan pemberitaan media kredibel, yang dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan bilateral Arab Saudi-Amerika Serikat, yang semula berpola oil-for-security, kini meluas ke sektor non-migas, mencakup investasi langsung (FDI), teknologi, energi terbarukan, hingga pertahanan dan keamanan. Amerika Serikat berkontribusi signifikan terhadap agenda diversifikasi ekonomi Arab Saudi melalui investasi, transfer teknologi, dan pengembangan modal manusia, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, kebijakan fiskal-moneter, serta posisi geostrategis Arab Saudi. Namun, kerja sama ini juga menghadapi tantangan sosial-budaya, ekologis, dan ekonomi-politik, termasuk berkurangnya daya tawar Arab Saudi akibat swasembada energi Amerika Serikat serta rendahnya kesadaran publik domestik terhadap biaya transisi energi terbarukan. Kata Kunci: Saudi Vision 2030, diversifikasi ekonomi, kerja sama bilateral, pariwisata, Arab Saudi–Amerika Serikat