Dwi Widiyanti
Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN (DRK) DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN Dwi Widiyanti
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 14, No 2 (2016): Juni
Publisher : Puslitbang Transportasi Antarmoda-Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.445 KB) | DOI: 10.25104/mtm.v14i2.172

Abstract

Kabupaten Musi Banyuasi (Muba) adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan ibu kota Sekayu, luas wilayahnya adalah ± 14.265.96 km². Jumlah penduduk kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2014 mencapai 602.027 jiwa. Jumlah kendaran tahun 2014 mencapai 4.658 kendaraan. Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin yang terdata di Polisi Resort Musi Banyuasin pada akhir tahun 2012 adalah 236 kejadian. Sebanyak 137 orang meninggal dunia, 222 orang luka berat dan 153 luka ringan di mana korban kecelakaan didominasi oleh remaja. Kerugian material yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas mencapai Rp 2.501.000.000. Beberapa penyebab faktor kecelakaan lalu lintas diantaranya adalah kondisi jalan yang mulus dan tikungan. Ruang lingkup dari kajian ini adalah yang berkaitan dengan identifikasi daerah rawan kecelakaan, sedangkan perumusan masalahnya adalah yang berkaitan dengan kajian daerah rawan kecelakaan dan titik rawan kecelakaan. Adapun Metode yang digunakan untuk menganalisa data dengan menggunakan metode frekuensi kecelakaan, tingkat kecelakaan, Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK), Z-Score, dan Cumulative Summary (Cusum). Hasil dari analisa data menyimpulkan bahwa ruas Jalan Lintas Smatera tergolong blacksite sehingga perlu penanganan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas sesuai dengan peraturan terkait.
Kajian Preferensi Angkutan Umum di Kota Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Tania Andari; Dwi Widiyanti
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 21 No. 1 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v21i1.1264

Abstract

Angkutan umum merupakan kebutuhan masyarakat dalam beraktivitas dari satu tempat ke tempat lainnya. Dalam melakukan perjalanan sehari-hari masyarakat Kota Pelaihari masih menggunakan mobil atau motor pribadi. Guna mengurai kemacetan di kota Pelaihari, pemerintah hendak menyediakan transportasi angkutan umum di Kota Pelaihari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik angkutan umum yang tepat untuk Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara pengumpulan data dengan menggunakan wawancara responden menggunakan kuisioner dan observasi lapangan. Dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden berdasarkan rumus Slovin dan dilakukan analisa preferensi masyarakat ditemukan bahwa 1) masyarakat Kota Pelaihari setuju adanya akan adanya penyediaan pelayanan angkutan kota dengan trayek tetap dan teratur dan juga bersedia beralih menggunakan angkutan umum tersebut 2) jenis angkutan yang diingini adalah bus sedang, bus kecil dan mobil penumpang umum (MPU) dengan titik pemberhentian angkutan umum di halte.