Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Hubungan Mesin-Mesin Produksi Terhadap Biaya Ekonomi Pada PT. Dok Tawiri - Ambon O. Metekohy
ARIKA Vol 6 No 2 (2012)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.246 KB)

Abstract

Every marine and naval architectur indusrties need to produce a ship at a more low cost to maintain themselve as a strong, independent and competitive company. This can be realized by organizing the use of production machines to minimize the total production cost. The research is conducted to detect the use level of production machines from economics view by using break even analysis method. Results show the level of company expendeture at Rp. 12.796.909.00, income at Rp. 13.149.400.00 and profit at Rp. 325.491.
ANALISIS UJI TARIK LAS SMAW POSISI 3G UPHILL DENGAN VARIASI ARUS PENGELASAN Niko Agung Franata T; O. Metekohy; Sonja Treisje Anthonia Lekatompessy
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.5-8

Abstract

Arus pengelasan sangatlah penting karena dapat mempengaruhi kekuatan sambungan las. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik baja karbon rendah ABS Grade A 12 mm dengan menggunakan variai arus las dan sifat mekanis. Penelitian ini menggunakan mesin las SMAW dengan posisi pengelasan 3G Uphill. Kampuh yang digunakan adalah kampuh X dengan Gepht 2 mm. Arus las yang digunakan 75A, 112A dan 160A. Hasil ultimate tensile strength raw material didapat nilai 443 Mpa, nilai ultimate tensile strength untuk arus 75A adalah 340,37 Mpa, mengalami penurunan dari niali ultimate tensile strength raw material. Nilai ultimate tensile strength untuk arus 112A adalah 481,56 Mpa, mengalami kenaikan 48,56 Mpa dari kelompok raw material. Nilai ultimate tensile strength pada arus 160A adalah 524,52 Mpa, mengalami kenaikan 81,52 Mpa. kekuatan tarik tertinggi terdapat pada arus las 160A dengan nilai kekuatan tarik 524,52 Mpa dan terendah pada arus pengelasan 75A dengan nilai kekuatan tarik 340,37 Mpa. Menunjukkan semakin besar arus las yang digunakan maka kekuatan tariknya semakin besar.