Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ergo Desain Alat Pemecah Biji Kenari Arminas Arminas; Nurulinzany Nurulinzany
ARIKA Vol 16 No 1 (2022): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.702 KB) | DOI: 10.30598/arika.2022.16.1.21

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu penyakit yang timbul akibat pekerjaan. Pengerahan tenaga yang berlebihan karena bekerja dengan beban yang berat merupakan risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal dan kelelahan dini. Beberapa faktor penyebab keluhan muskuloskeletal adalah aktivitas kerja yang berulang, peregangan otot yang berlebihan, sikap kerja yang tidak wajar, penyebab sekunder, dan penyebab kombinasi. Aktivitas yang dilakukan berulang kali dan postur tubuh yang tidak wajar terjadi pada usaha pengolahan hasil panen kenari di Kabupaten Kepulauan Selayar. Postur kerja yang tidak ergonomis menimbulkan berbagai keluhan pada otot-otot tubuh dari para pekerja. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasi. Metode pengumpulan data penelitian adalah dengan merekam aktivitas pekerja kerupuk kenari dengan video dan foto yang digunakan untuk mengetahui sudut bagian tubuh pekerja. Metode analisis data yang digunakan adalah metode REBA (Rapid Entire Body Assessment). Metode REBA merupakan metode yang dapat digunakan untuk menilai postur kerja, seperti posisi leher, punggung, lengan, pergelangan tangan dan kaki. Berdasarkan hasil analisis metode REBA terhadap postur kerja penghancur kenari beresiko tinggi dan perlu segera dilakukan tindakan korektif dengan skor 10. Sehingga usulan perbaikan postur kerja dengan penambahan penghancur kenari diperoleh, skor REBA 2 memiliki risiko rendah.
PERANCANGAN ULANG ALAT PEMBAKARAN IKAN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Nurulinzany; Tamara
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 5 No 2 (2024): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v5i2.4370

Abstract

The abundant seafood in South Sulawesi, especially Makassar, provides a great opportunity for people to start a food stall business. Traditional cuisine is one of the attractions in the city of Makassar. One of the traditional cuisines that is in great demand is grilled fish, both for immigrants and people who live in Makassar. The purpose of this study is to design a fish grilling tool with the Quality Function Deployment (QFD) approach. The QFD method is a method in designing products/services based on consumer needs. The results of identifying consumer needs are used to compile a quality house or House of Quality (HOQ). Based on HOQ, the highest weights are the size of the fish grilling tool (17.7%), the charcoal container (17.6%), and the rectangular design (15%). So the design carried out by the researcher is a fish grilling tool that has automatic charcoal disposal and a fan measuring 100x40x90cm and a fish grilling tool that can be folded so that it is easy to carry and move.