Iman Subekti
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

E-BOOK CERITA BERGAMBAR PENCEGAHAN BULLYING UNTUK ANAK USIA 9-11 TAHUN BERBASIS ALKITAB Eka Anggraeni Krisdian; Iman Subekti
Aletheia Christian Educators Journal Vol 2 No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.693 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.2.1.57-68

Abstract

Cables News Network (CNN) Indonesia (Desember 2019), mencatat 41% pelajar Indonesia mengaku menjadi korban bullying / perundungan. Sedangkan, rata-rata anak dalam perundungan pada negara OCED (Organisation of Economic Co-operation and Development) sebesar 23%. Indonesia juga menjadi negara urutan ke-5 dari 78 negara yang memiliki jumlah kasus perundungan murid terbanyak. Fenomena terjadinya bullying oleh anak-anak ini juga terjadi di Sekolah Kristen yang menerapkan Pendidikan Kristen. Fenomena ini terjadi dalam komunitas anak usia 9-11 tahun. Komunitas Pendidikan Kristen yaitu keluarga, sekolah, dan gereja harus segera bertindak untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan bullying yang tidak sesuai dengan teladan dan kasih Tuhan Yesus Kristus. Pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai cara misalnya program literasi digital yaitu e-book cerita bergambar yang dekat dengan dunia anak-anak. Perspektif Alkitab haruslah menjadi dasar atas perancangan dari pencegahan bullying dengan tepat. E-book cerita bergambar pencegahan bullying untuk anak usia 9-11 tahun berbasis Alkitab bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengertian, dampak, dan jenis dari bullying serta memberikan pandangan dari Alkitab (konsep Creation, Fall, Redemption, Consummation) yang dipakai sebagai prinsip pencegahan bullying. E-book ini dibuat melalui tahap perencanaan cover, isi, grafis dan pemilihan bahasa. Hasil validasi menujukkan bahwa produk ini layak untuk digunakan dengan adanya masukan dari validator ahli. Analisis uji coba yang dilakukan adalah dengan menggunakan wawancara dan angket kuesioner. Hasil dari uji coba menunjukkan bahwa melalui e-book ini, anak usia 9-11 tahun mengalami peningkatan pengetahuan mengenai bullying dan memahami konsep CFRC sebagai prinsip pencegahan bullying.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN CONSEQUENCES TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MURID KELAS IV DALAM KERANGKA PENDIDIKAN KRISTEN Dian Kusuma Widyastuti; Iman Subekti
Aletheia Christian Educators Journal Vol 2 No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.507 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.2.1.84-93

Abstract

penghargaan dan consequences atau konsekuensi kepada murid-muridnya. Guru hanya terfokus pada pemberian nilai atau skor ketika murid telah menyelesaikan penilaiannya. Pemberian reward dan consequences memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran para murid sehingga alangkah baiknya jika pemberian reward dan consequences dilakukan oleh guru dalam setiap interaksi selama berada di sekolah khususnya pada saat pembelajaran di kelas. Penelitian ini berfokus pada pemberian reward dan consequences dalam kerangka Pendidikan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar, pemberian consequences terhadap motivasi belajar, serta pengaruh pemberian reward dan consequences secara bersamaan terhadap motivasi belajar dan seberapa besar pengaruhnya. Hasil analisis data berdasarkan uji pengaruh menunjukkan adanya pengaruh pada pemberian reward terhadap motivasi belajar murid yaitu sebesar 21,2%. Pengaruh pemberian consequences terhadap motivasi belajar murid sebesar 23,9%. Sedangkan ketika pemberian reward dan consequences diberikan secara bersama-sama kepada murid maka pengaruhnya terhadap motivasi belajar murid sebesar 30,3% dengan persamaan regresinya Y = 21,737 + 0,272 X1 + 0,345 X2 yang berarti bahwa jika reward dan consequences naik satu-satuan maka masing-masing naik sebesar 0,272 dan 0,345. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian reward dan consequences secara bersama-sama berpengaruh terhadap motivasi belajar murid dan pengaruhnya lebih besar.
MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ALKITABIAH UNTUK KELAS 1 SD Johsua Indra Kurniawan Pole; Iman Subekti
Aletheia Christian Educators Journal Vol 2 No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.76 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.2.1.94-104

Abstract

Dari data PISA tahun 2019 tentang penilaian literasi dan Matematika menunjukkan bahwa Indonesia hanya menduduki posisi ke 74 dari 79 negara. Indonesia berusaha memperbaiki peringkat tersebut, yaitu dengan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan Matematika sejak usia dini. Selain itu guru perlu memakai sebuah pendekatan yang menolong anak bertumbuh dan memaknai Matematika secara benar. Alkitab adalah kebenaran yang mampu menolong anak untuk bertumbuh dalam hal akademis bidang Matematika. Melalui pendekatan Alkitabiah, anak-anak diharapkan mampu menjawab kebutuhan murid dalam menguasai Matematika. Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Alkitab untuk Kelas 1 SD merupakan modul yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Matematika dengan pendekatan Alkitabiah. Modul ini disusun melalui tahap perencanaan, penulisan, isi dan desain serta pencetakan. Hasil validasi menunjukan bahwa modul ini layak digunakan. Analisis uji coba yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari uji coba menunjukkan bahwa melalui modul ini murid dapat meningkatkan kemandirian, kemampuan Matematika dan pemahaman Aklitab.
E-BOOK CERITA BERGAMBAR PENCEGAHAN BULLYING UNTUK ANAK USIA 9-11 TAHUN BERBASIS ALKITAB Eka Anggraeni Krisdian; Iman Subekti
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 2 No. 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.2.1.57-68

Abstract

Cables News Network (CNN) Indonesia (Desember 2019), mencatat 41% pelajar Indonesia mengaku menjadi korban bullying / perundungan. Sedangkan, rata-rata anak dalam perundungan pada negara OCED (Organisation of Economic Co-operation and Development) sebesar 23%. Indonesia juga menjadi negara urutan ke-5 dari 78 negara yang memiliki jumlah kasus perundungan murid terbanyak. Fenomena terjadinya bullying oleh anak-anak ini juga terjadi di Sekolah Kristen yang menerapkan Pendidikan Kristen. Fenomena ini terjadi dalam komunitas anak usia 9-11 tahun. Komunitas Pendidikan Kristen yaitu keluarga, sekolah, dan gereja harus segera bertindak untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan bullying yang tidak sesuai dengan teladan dan kasih Tuhan Yesus Kristus. Pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai cara misalnya program literasi digital yaitu e-book cerita bergambar yang dekat dengan dunia anak-anak. Perspektif Alkitab haruslah menjadi dasar atas perancangan dari pencegahan bullying dengan tepat. E-book cerita bergambar pencegahan bullying untuk anak usia 9-11 tahun berbasis Alkitab bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengertian, dampak, dan jenis dari bullying serta memberikan pandangan dari Alkitab (konsep Creation, Fall, Redemption, Consummation) yang dipakai sebagai prinsip pencegahan bullying. E-book ini dibuat melalui tahap perencanaan cover, isi, grafis dan pemilihan bahasa. Hasil validasi menujukkan bahwa produk ini layak untuk digunakan dengan adanya masukan dari validator ahli. Analisis uji coba yang dilakukan adalah dengan menggunakan wawancara dan angket kuesioner. Hasil dari uji coba menunjukkan bahwa melalui e-book ini, anak usia 9-11 tahun mengalami peningkatan pengetahuan mengenai bullying dan memahami konsep CFRC sebagai prinsip pencegahan bullying.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN CONSEQUENCES TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MURID KELAS IV DALAM KERANGKA PENDIDIKAN KRISTEN Dian Kusuma Widyastuti; Iman Subekti
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 2 No. 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.2.1.84-93

Abstract

penghargaan dan consequences atau konsekuensi kepada murid-muridnya. Guru hanya terfokus pada pemberian nilai atau skor ketika murid telah menyelesaikan penilaiannya. Pemberian reward dan consequences memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran para murid sehingga alangkah baiknya jika pemberian reward dan consequences dilakukan oleh guru dalam setiap interaksi selama berada di sekolah khususnya pada saat pembelajaran di kelas. Penelitian ini berfokus pada pemberian reward dan consequences dalam kerangka Pendidikan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar, pemberian consequences terhadap motivasi belajar, serta pengaruh pemberian reward dan consequences secara bersamaan terhadap motivasi belajar dan seberapa besar pengaruhnya. Hasil analisis data berdasarkan uji pengaruh menunjukkan adanya pengaruh pada pemberian reward terhadap motivasi belajar murid yaitu sebesar 21,2%. Pengaruh pemberian consequences terhadap motivasi belajar murid sebesar 23,9%. Sedangkan ketika pemberian reward dan consequences diberikan secara bersama-sama kepada murid maka pengaruhnya terhadap motivasi belajar murid sebesar 30,3% dengan persamaan regresinya Y = 21,737 + 0,272 X1 + 0,345 X2 yang berarti bahwa jika reward dan consequences naik satu-satuan maka masing-masing naik sebesar 0,272 dan 0,345. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian reward dan consequences secara bersama-sama berpengaruh terhadap motivasi belajar murid dan pengaruhnya lebih besar.
MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ALKITABIAH UNTUK KELAS 1 SD Johsua Indra Kurniawan Pole; Iman Subekti
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 2 No. 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.2.1.94-104

Abstract

Dari data PISA tahun 2019 tentang penilaian literasi dan Matematika menunjukkan bahwa Indonesia hanya menduduki posisi ke 74 dari 79 negara. Indonesia berusaha memperbaiki peringkat tersebut, yaitu dengan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan Matematika sejak usia dini. Selain itu guru perlu memakai sebuah pendekatan yang menolong anak bertumbuh dan memaknai Matematika secara benar. Alkitab adalah kebenaran yang mampu menolong anak untuk bertumbuh dalam hal akademis bidang Matematika. Melalui pendekatan Alkitabiah, anak-anak diharapkan mampu menjawab kebutuhan murid dalam menguasai Matematika. Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Alkitab untuk Kelas 1 SD merupakan modul yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Matematika dengan pendekatan Alkitabiah. Modul ini disusun melalui tahap perencanaan, penulisan, isi dan desain serta pencetakan. Hasil validasi menunjukan bahwa modul ini layak digunakan. Analisis uji coba yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari uji coba menunjukkan bahwa melalui modul ini murid dapat meningkatkan kemandirian, kemampuan Matematika dan pemahaman Aklitab.