Wia Wulandari
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Petra-Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU NEGATIF MURID SEKOLAH DASAR TEOLOGI KRISTEN PELANGI KRISTUS SURABAYA Wia Wulandari
Aletheia Christian Educators Journal Vol 2 No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.369 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.2.2.164-170

Abstract

Sebanyak 153 kasus kekerasan fisik dan bullying terjadi pada tahun 2019, 39% di antaranya terjadi pada tingkat SD, di mana 30% pelakunya adalah murid sendiri. Salah satu faktor yang menyebabkan murid berperilaku negatif di sekolah adalah keharmonisan keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keharmonisan keluarga terhadap perilaku negatif murid. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh 45 murid Sekolah Dasar Teologi Kristen Pelangi Kristus Surabaya yang didampingi orang tua dalam proses pengisiannya. Data dianalisis berdasarkan teori Sugiyono dengan pengujian persyaratan seperti uji normalitas dan uji linearitas data; uji regresi untuk melihat besar kontribusi variabel keharmonisan keluarga terhadap perilaku negatif murid; serta uji korelasi untuk melihat apakah ada hubungan antara keharmonisan keluarga terhadap perilaku negatif murid.
HUBUNGAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU NEGATIF MURID SEKOLAH DASAR TEOLOGI KRISTEN PELANGI KRISTUS SURABAYA Wia Wulandari
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 2 No. 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.2.2.164-170

Abstract

Sebanyak 153 kasus kekerasan fisik dan bullying terjadi pada tahun 2019, 39% di antaranya terjadi pada tingkat SD, di mana 30% pelakunya adalah murid sendiri. Salah satu faktor yang menyebabkan murid berperilaku negatif di sekolah adalah keharmonisan keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keharmonisan keluarga terhadap perilaku negatif murid. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh 45 murid Sekolah Dasar Teologi Kristen Pelangi Kristus Surabaya yang didampingi orang tua dalam proses pengisiannya. Data dianalisis berdasarkan teori Sugiyono dengan pengujian persyaratan seperti uji normalitas dan uji linearitas data; uji regresi untuk melihat besar kontribusi variabel keharmonisan keluarga terhadap perilaku negatif murid; serta uji korelasi untuk melihat apakah ada hubungan antara keharmonisan keluarga terhadap perilaku negatif murid.