Monica Rombeallo
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Petra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VIDEO EDUKASI UNTUK MENCEGAH ANAK-ANAK KORBAN PERCERAIAN MELAKUKAN PERILAKU NEGATIF Monica Rombeallo
Aletheia Christian Educators Journal Vol 3 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7028.817 KB) | DOI: 10.9744/aletheia.3.1.21-34

Abstract

Anak-anak dalam masa pertumbuhan memerlukan kehadiran orang tua untuk membimbing dan mendidik mereka. Setiap anak juga memerlukan kasih sayang dan perlindungan dari orang tua. Akan tetapi banyak anak-anak korban perceraian yang tidak bisa merasakan hal tersebut. Anak-anak korban perceraian bisa dikategorikan sebagai anak dalam resiko. Perilaku negatif bisa dilakukan oleh siapa saja, terlebih anak dalam resiko. Guru, orang tua dan bahkan gereja perlu bekerja sama untuk menolong anak-anak tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan konseling bagi anak. Akan tetapi, banyak sekolah yang belum bisa memberikan fasilitas tersebut bagi anak-anaknya. Video sebagai media edukasi bagi anak sangat menolong untuk mengingatkan dan mendidik anak agar tidak melakukan perilaku negatif. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah video edukasi untuk membantu anak-anak korban perceraian memahami kondisinya dan menolong mereka untuk berdamai dengan keadaan yang saat ini mereka sedang hadapi. Diharapkan setelah menonton video ini, anak-anak menjadi tahu bahwa mereka berharga, dan menolong mereka agar tidak melakukan perilaku negatif.
VIDEO EDUKASI UNTUK MENCEGAH ANAK-ANAK KORBAN PERCERAIAN MELAKUKAN PERILAKU NEGATIF Monica Rombeallo
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 3 No. 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Faculty of Teacher Education - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.3.1.21-34

Abstract

Anak-anak dalam masa pertumbuhan memerlukan kehadiran orang tua untuk membimbing dan mendidik mereka. Setiap anak juga memerlukan kasih sayang dan perlindungan dari orang tua. Akan tetapi banyak anak-anak korban perceraian yang tidak bisa merasakan hal tersebut. Anak-anak korban perceraian bisa dikategorikan sebagai anak dalam resiko. Perilaku negatif bisa dilakukan oleh siapa saja, terlebih anak dalam resiko. Guru, orang tua dan bahkan gereja perlu bekerja sama untuk menolong anak-anak tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan konseling bagi anak. Akan tetapi, banyak sekolah yang belum bisa memberikan fasilitas tersebut bagi anak-anaknya. Video sebagai media edukasi bagi anak sangat menolong untuk mengingatkan dan mendidik anak agar tidak melakukan perilaku negatif. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah video edukasi untuk membantu anak-anak korban perceraian memahami kondisinya dan menolong mereka untuk berdamai dengan keadaan yang saat ini mereka sedang hadapi. Diharapkan setelah menonton video ini, anak-anak menjadi tahu bahwa mereka berharga, dan menolong mereka agar tidak melakukan perilaku negatif.