Fatchya Nurlaily
Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Non Governmental Organization dalam Mencegah Kekerasan Seksual pada Remaja (Studi pada Lembaga Perlindungan Anak di Kabupaten Tulungagung) Fatchya Nurlaily
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Non Governmental Organization Effort in preventing cases sexual violence in adolescent (Study in Child Protection Agency in Tulungagung). Prevent sexual violence, especially in adolescents required active participation from a wide parties, both from the family, the community, governmental and non-governmental organizations. The research to adopt preventive sexual violence in adolescent by LPA at Kabupaten Tulungagung. The research used a qualitative descriptive methods, in-depth interviews with seven of the LPA, UPPA, BP3AKB. The results of the research indicate the prevention of violence prevention experience obstacles and some crucial barriers that are difficult to resolve. There are sexual violence more higher from 39 in the year 2012 be 49 in 2013. Prevention is done, need attention from various parties in conducting a sexual violence prevention, from Government, community, and family. In this case sexual violence can be reduced. So Tulungagung district got the predicate as a Worthy son of Regency (KLA). The recommendation that can be given is increase the socialization of sexual violence, the of implementation monitoring sustainable program. Keywords: Preventif,  Sexual Violence, Child Protective Service Abstrak: Upaya Non Governmental Organization Dalam Mencegah Kasus Kekerasan Seksual Pada Remaja (Studi Pada Lembaga Perlindungan Anak di Kabupaten Tulungagung). Pencegahan kekerasan seksual khususnya pada remaja diperlukan upaya aktif dari berbagai pihak yaitu keluarga, masyarakat, pemerintah dan organisasi non pemerintah. Peneliti mengangkat pencegahan kekerasan seksual di Kabupaten Tulungagung oleh LPA. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan wawancara mendalam 7 orang dari BP3AKB, LPA, UPPA. Hasil dari penelitian menunjukkan pencegahan kekerasan mengalami hambatan dan beberapa kendala krusial yang sulit untuk diselesaikan. Terdapat peningkatan jumlah kekerasan seksual dari 39 pada tahun 2012 menjadi 49 pada tahun 2013. Pencegahan yang dilakukan, membutuhkan perhatian dari berbagai pihak dalam melakukan pencegahan kekerasan seksual, dari pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Agar kekerasan seksual dapat berkurang. Sehingga Kabupaten Tulungagung mendapat predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Rekomendasi yang dapat diberikan adalah perlu adanya peningkatan sosialisasi kekerasan seksual secara terus menerus, dan pemantauan pelaksanaan program secara berkelanjutan. Kata kunci: Pencegahan, Kekerasan seksual, Lembaga Perlindungan Anak