Dita Tri Ariyani Putri
Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Program One Village One Product Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal Dengan Perspektif Pubic Private Partnership (Studi Di Desa Penghasil Susu, Kandangtepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang) Dita Tri Ariyani Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Of One Village One Product Program In Local Economic Development Efforts With The Perspective Of Public Private Partnership (Case Study Of  The Village Milk Producers, Kandangtepus District Of Senduro). To realize good development, coorporation between three actors (public, private, and society) interrelated. Society are the main actors of development, the society not only object but also the subject of development. The welfare of local society is the first step to realize national development. Local economic development being necessary to be improved with a new programs to manage the potential of he area. For example by application of one village one product (OVOP) in local local economic development efforts in Kandangtepus. Typical produced kandangtepus that milk. And than in application of OVOP the results obtained are currently a dairy industru Kandangtepus capable of producing 18.500 Liters everyday. So that Kandangtepus to supply milk to two private sector, 13.000 liters everyday to PT. Nestle Indonesia, 5000 liter everday for PT. Indolacto, and the reonaining 500 liters of milk to meet the needs of local society. Keywords: local economic development, society empowerment, One Village One Product Abstrak: Pelaksanaan Program One Village One Product Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal Dengan Perspektif Pubic Private Partnership (Studi Di Dea Penghasil Susu, Kandangtepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang). Pelaksanaan Program One Village One Product Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal Dengan Perspektif Public Private Partnership (Studi Di Desa Penghasil Susu Sapi, Kandangtepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang). Mewujudkan pembangunan yang baik, kerjasama antar tiga aktor (pemerintah, swasta dan masyarakat) harus saling terjalin dengan baik. Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan, maka masyarakat bukan hanya sebagai obyek namun juga sebagi subyek pembangunan.Mensejahterakan masyarakat desa merupakan langkah pertama untuk mensukseskan pembangunan nasional.Untuk itu pengembangan ekonomi lokal perlu ditingkatkan dengan menerapkan program baru untuk mengelolah potensi yang dimiliki daerah tersebut. Misalkan dengan menerapkan program one village one product (OVOP) dalam upayah pengembangan ekonomi lokal di desa Kandangtepus. Produk Khas Desa Kandangtepus adalah susu sapi. Kemudian hasil yang telah didapat dari penerapan OVOP adalah saat ini industri sapi perah desa Kandangtepus mampu menghasilkan 18.500 liter setiap harinya. Sehingga desa kandangtepus mampu memasok susu pada dua perusahaan swasta dengan 13.000 liter setiap hari ke PT. Nestle Indonesia, 5000 liter setiap hari pada PT. Indolacto dan yang 500 liter untuk memenuhi kebutuhan susu masyarakat sekitar.   Kata kunci: pembangunan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, One Village One Product