Abstract:The Implementation of Functional Literacy Program for The Completeness of Illiteracy Reduction (Studies on Community Learning Center Tunas Bangsa Pakis Baru Village, Nawangan District, Pacitan Regency)The objective of research is to understand: (1) the description of the implementation of functional literacy program at PKBM Tunas Bangsa of Pakis Baru Village; (2) the result of functional literacy program at PKBM Tunas Bangsa of Pakis Baru Village; and (3) the factors supporting and constraining of functional literacy program at PKBM Tunas Bangsa of Pakis Baru Village. The result or the impact of functional literacy program is perceived in sequential ways. It starts with counseling or perpetuation stage. Self-support stage is then afforded and has been complying with the existing technical guide. The result or the impact of this program is elucidated as follows. There are 60 learner-citizens who participate with literacy program and all of them are 100 % passed into literal citizens, or those with SUKMA. They have equipped themselves with skills of reading, writing, counting and Indonesia language, by which they will manage their daily life in more successful way. Learner-citizens in functional literacy program are highly motivated to go forward into the next stage, which is Self-Support Literacy Work. Keyword : Functional Literacy, Â Illiteracy Termination Abstrak: Implementasi Program Keaksaraan Fungsional dalam Penuntasan Buta Aksara (Studi Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Tunas Bangsa Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi dari implementasi program keaksaraan fungional di PKBM Tunas Bangsa desa Pakis Baru; (2) Hasil program keaksaraan fungional di PKBM Tunas Bangsa desa Pakis Baru (3) Faktor penghambat dan pendukung program keaksaraan fungional di PKBM Tunas Bangsa desa Pakis Baru. Hasil atau dampak dari program keaksaraan fungsional secara umum yang dimulai dari pembinaan, dan pelestarian, bahkan sudah ada yang pada tahap mandiri sudah dapat dikatakan baik sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku. Dampak atau hasil dari program tersebut yaitu dari 60 warga belajar yang mengikuti program keaksaraan dinyatakan lulus 100%, warga belajar menjadi melek aksara dan memiliki SUKMA atau mereka yang sudah memiliki pengetahuan membaca, menulis, berhitung dan berbahasa Indonesia, untuk membekali mereka dalam kehidupan sehari-hari. Warga belajar dari program keaksaraan fungsional memiliki motivasi yang tinggi sehingga masih perlu dilanjutkan ketahap berikutnya yaitu Keaksaraan Usaha Mandiri. Â Kata Kunci : Keaksaraan Fungsional, Buta AksaraÂ