Aida Fitria Zahrina
Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Gerakan Sanitasi Berbasis Masyarakat Dalam Pengendalian Lingkungan (Studi Kasus pada Desa Perning, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk) Aida Fitria Zahrina
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Villagers-Based Sanitation Movement Program In Environmental Control (Study in Desa Perning, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk). Villagers-Based Sanitation Movement Program is Goverment of Perning village’s program. The movement of community-based sanitation programs basically run  by the village’s goverment, the “ Desa Siaga” team and villagers. The results showed that the implementation of villagers-based sanitation movement programs have been implemented to the maximum through the active role and participation of the community and support from the village administration and program implementation group. the factors that affect, among other contributing factors that include the proffessinal  human resources, and the existence of legal sanctions, participatory public awareness, while inhibiting factors which include the financial resources and time resources for the development of healthy latrines / sanitation. Keywords: Implementation, Sanitation, Environmental. Abstract: Implementasi Program Gerakan Sanitasi Berbasis Masyarakat Dalam Pengendalian Lingkungan (Studi Kasus di Desa Perning, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk). Program Gerakan Sanitasi Berbasis Masyarakat merupakan program dari pemerintah Desa Perning. Program gerakan sanitasi berbasis masyarakat tersebut dijalankan oleh pemerintah desa, tim desa siaga dan masyarakat Desa Perning. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program gerakan sanitasi berbasis masyarakat telah dilaksanakan secara maksimal melalui peran aktif dan partisipasi masyarakat serta dukungan dari pemerintah desa dan kelompok pelaksana program, hal tersebut ditunjukan melalui jumlah masyarakat yang melakukan buang air besar sembarangan semakin berkurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi, yaitu antara lain faktor pendukung yang meliputi adanya sumber daya manusia yang profesional, dan adanya sanksi hukum, kesadaran masyarakat yang partisipatif, sedangkan faktor penghambat yaitu meliputi sumber daya finansial dan sumber daya waktu untuk pembangunan jamban sehat/sanitasi.   Kata kunci : Implementasai, Sanitasi, Lingkungan