Abstract: Implementation Program of CSR pioneer biogas as the effort an independent energy of the village (Study in Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro). In facing scarcity of fuel oil and to reach an independent energy of the village is through the use of biogas household. Such as the biogas program in the Gayam village was one of CSR from EMCL in Bojonegoro. This research aims to understand, described and analyze implementation the biogas pioneering program, achievement the independent energy of the village, the supporting factors and the barrier implementation program. The result showed that the program got some support and must be developed continously, the bugget is sufficient, the society has high motivation, some expert mentor and advisor in the program. But on the other side some unsuitable building material is found, the condition of bad ground, not on time coordination, and the young people prefer outsourching in EMCL. Therefore, the actors need to maximized coordination, do sustainable biogas program with the biogas experts, invite the young people to develop biogas household. Keywords: the program implementation, CSR, biogas, an independent energy of the village  Abstrak: Implementasi Program CSR Rintisan Biogas Sebagai Usaha Menuju Desa Mandiri Energi (Studi di Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro). Dalam menghadapi kelangkaan BBM dan mencapai desa mandiri energi salah satunya melalui pemanfaatan biogas rumah tangga. Seperti program biogas di Desa Gayam yang merupakan salah satu program CSR dari EMCL di Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis implementasi program rintisan biogas, pencapaian desa mandiri energi, faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rintisan biogas mendapat banyak dukungan dan patut dikembangkan secara berkelanjutan. Anggaran biaya pelaksanaan program mencukupi, masyarakat memiliki semangat tinggi serta memiliki pendamping dan pembimbing program yang ahli. Namun disisi lain dalam pelaksanaan program menjumpai bahan bangunan yang tidak bagus untuk digunakan, kondisi tanah yang buruk, koordinasi tidak tepat waktu dan tenaga muda yang lebih suka outsourching. Sehingga perlu melakukan koordinasi yang maksimal, melakukan keberlanjutan program dengan memanfaatkan tenaga ahli biogas yang telah dimiliki, mengajak tenaga muda untuk mengembangkan biogas rumah tangga. Kata kunci: implementasi program, CSR, biogas, desa mandiri energi