Mustika Mustika
Sastra Indonesia FIB UHO

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DISKRIMINASI TERHADAP BEBERAPA PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF FEMINISME MULTIKUTURAL: KAJIAN TERHADAP NOVEL SCAPPA PER AMORE KARYA DINI FITRIA Mustika Mustika
POETIKA Vol 4, No 1 (2016): Issue 1
Publisher : Literary Studies, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/poetika.v4i1.13313

Abstract

Diva is the main character in novel Scappa per Amore which is written by Dini Fitria. In the story, Diva travels to European countries and meets other female characters who experience patriarchal and social discrimination. This research tries to describe the discrimination which is experienced by female characters by using multicultural feminism approach. The novel indicates that the female characters in the novel are not only marginalized due to their gender, but also their age, religion, race, and the legal status of the children. Multicultural feminism approach focuses on multicultural aspects that respect diversities. This research believes that discrimination toward women could be avoided,because women need to be treated equally.Diva, tokoh utama dalam novel Scappa per Amore karya Dini Fitria melakukan perjalanan ke berbagai Negara di Eropa. Dari petualangannya, ia bertemu dengan beberapa perempuan yang mendapatkan diskriminasi dari laki-laki maupun lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat diskriminasi terhadap beberapa perempuan dalam novel tersebut dengan tinjauan feminismemultikultural. Melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa beberapa perempuan dalam novel SPA didiskriminasi bukan hanya karena persoalan mereka adalah perempuan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor usia, agama, suku, dan status anak. Paham feminisme multikultural yang menekankan aspek multikultur, sangat menjunjung tinggi keberagaman. Semestinya tidak ada diskriminasi terhadap perempuan yang berusia berapapun, beragama apapun, bersuku apapun, dan berstatus apapun. Semuanya harus diperlakukan secara setara dan harus mendapatkan penghargaan yang sama.