Dewi Hernikawati
BPSDMP Kominfo Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN SOLUSI PARKIR KONVENSIONAL DENGAN SMART PARKING Dewi Hernikawati
Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa Vol 2, No 2 (2021): Majalah Ilmiah Semi Populer Komunikasi Massa
Publisher : Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota sebagai pusat ekonomi menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk bekerja dan bertempat tinggal di kota. Hal ini berakibat pada pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan lahan untuk tempat tinggal. Dengan banyaknya jumlah penduduk ini memicu peningkatan jumlah kendaraan untuk memenuhi kebutuhan transportasi.  Peningkatan jumlah kendaraan yang tidak dibarengi dengan ketersediaan lahan parkir ini menimbukan permasalahan baru bagi suatu kota. Kota dituntut untuk mencari solusi terhadap ketersediaan lahan parkir bagi masyarakat. Dalam tulisan ini akan membandingkan solusi untuk menyediakan parkir agar lebih efisien dengan membandingkan solusi parkir konvensional dibandingkan dengan smart parking. Metode yang digunakan pada penulisan ini adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan studi literatur Hasilnya adalah solusi parkir konvensional bisa diterapkan dengan membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia jika dibandingkan dengan smart parking. Solusi smart parking memberikan kemudahan bagi pengguna parkir untuk menemukan lokasi parkir kendaraan dan bisa melakukan reservasi sebelumnya yang tidak bisa dilakukan pada parkir konvensionaal. Dari sisi keamanan solusi smart parking memiliki tingkat keamanan lebih baik jika dibandingkan dengan parkir konvensional. Solusi smart parking lebih hemat dari sisi biaya yang dikeluarkan pengguna karena lebih cepat menemukan lokasi sehingga hemat waktu dan bahan bakar. Berdasarkan hasil tersebut maka solusi parkir dengan Smart parking lebih direkomendasikan untuk diterapkan secara massif karena lebih efisien.