This Author published in this journals
All Journal Observasi
Dessy Trisilowaty
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perempuan dan Media Sosial Sebagai Pilihan Komunikasi Terkini Dessy Trisilowaty
Observasi Vol 10, No 1 (2012): Citra Perempuan Dalam Media
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.12 KB)

Abstract

Perempuan adalah makhluk bebas yang dapat menentukan keputusan dalam hidupnya. Salah satu keputusan yang bebas dipilih adalah dalam hal berkomunikasi. Kenyataan dalam masyarakat perkotaan yang dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sekaligus menjaga keberlangsungan komunikasi yang baik dengan sekelilingnya menjadikan kaum perempuan harus pandai menjaga keduanya agar berjalan sebagaimana mestinya. Jarak dan waktu yang telah tersita oleh mobilitas yang tinggi adalah salah satu alasan kaum perempuan untuk memilih media sosial seperti twitter untuk menjalin komunikasi dengan pasangannya. Hal ini tetap menjadi bagian yang harus dipertimbangkan oleh mereka para pengguna media sosial terutama perempuan untuk memberikan informasi pribadi maupun memberikan argumen dalam sebuah topik. Media sosial memang memberi fasilitas untuk terhubung dengan orang yang diinginkan namun tetap memiliki sifat sebagai sebuah media yang diakses oleh banyak orang sehingga aturannya harus diketahui oleh penggunanya demi kelancaran dalam komunikasi.
Kebebasan Informasi di Era Media Online Dessy Trisilowaty
Observasi Vol 10, No 2 (2012): Digitalisasi dan Konvergensi Media
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.541 KB)

Abstract

Arus Informasi yang begitu derasnya kini menempa masyarakat kita. Masyarakat yang memiliki dua generasi yakni sebelum kemunculan media baru dan setelah kemunculan media baru. Keduanya menggunakan media internet dengan kadar berbeda. Dengan kemampuan yang dimiliki, masyarakat mencoba menyaring semua informasi yang menerpa. Namun mereka juga terkadang hanyut dengan situasi keruwetan informasi yang terjadi. Hal ini terjadi karena media internet menuju era digital. Era dimana bertemunya data dalam bentuk bit yang dapat dimanipulasi sehingga dengan mudah dapat dikurangi dan kemudian ditranfer. Namun tidak menutup kemungkinan data ditambah, bahkan kasus yang menempa artis adalah dimodifikasi dan disebarkan. Melek media dan cerdas media, menjadi senjata utama untuk menghadapi media baru yang harus dengan penuh waspada dan bijaksana kita hadapi.