Nana Suryana
Balai Pengkajian dan pengembangan Komunikasi dan Informatika Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Iklan Politik, Popularitas, dan Elektabilitas Calon Presiden dan Wakil Presiden 2014 Nana Suryana
Observasi Vol 11, No 2 (2013): Dinamika Komunikasi Politik Menjelang Pemilu 2014
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.913 KB)

Abstract

Iklan politik melalui televisi sebagai sarana untuk mempromosikan figur dan performa capres/cawapres. Secara tidak langsung menawarkan program kerja, misi, visi, dan janji politik lainnya. Tujuannya untuk memperoleh citra, popularitas, dan elektabilitas. Hal ini merupakan bagian dinamika politik yang layak untuk dibahas/dikaji. Hasilnya, menunjukkan bahwa iklan politik bisa berdampak positif atau negatif terhadap masyarakat, tergantung dari frekuensi penayangan atau terpaan medianya, kualitas dan kuantitas iklan dalam menyampaikan pesan-pesan politiknya, serta sikap dan apresiasi politik. Iklan politik berpengaruh terhadap efek kognitif. Jika popularitas bisa diraih lewat iklan politik, maka dengan bermodalkan popularitas akan memperoleh elektabilitas, anggapan seperti ini dapat dibenarkan karena memang peluangnya besar tapi tidak mutlak. Sedangkan bagi parpol yang belum memiliki/mengusung capres/cawapres 2014, para elit partainya melakukan pencarian secara intensif dengan cara manuver politik, lobi-lobi politik, rencana koalisi, konvensi, dan “blusukan”.
Masyarakat Terhadap Debat Calon Presiden/Wakil Presiden Tahun 2014 Melalui Televisi Di Kabupaten Subang Jawa Barat Nana Suryana
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 18 No 1 (2014): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.623 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v18i1.10

Abstract

This research focus on Subang Regency, West Java Province. This research objective is to knowing, discuss, and descripting about society appreciation of President/Vice President debates on television. This research using descriptive analytical with quantitative approach and supported by qualitative approach, the data collection technique using questionnaire, depth interview, literature study, and observation at research location. The result, majority of respondent classified as productive ages who has a fairy high political sensitivity. The agree and have need of President/VP debates show at television, although the debates show have a short running time, but the effect can increase the knowledge and insight about 2014 election, and can grow awareness and political maturity, can knowing the figure and debates topic to needed by society, include the work program and political appointments, knowing political image, popularity and capability of President/VP candidates. To popularity, closely related with electability but not can get the electability automatically, because one of candidate not have the popularity but they have the electability. Therefore the debates show need to be scheduled, not only at during campaign season, can be scheduled out of campaign season yet. Keyword: appreciation, debates candidate, popularity, electability ABSTRAK Penelitian ini berfokus di Kabupaten Suang, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui, membahas dan mendeskripsikan tentang apresiasi masyarakat terhadap acara debat Capres/Cawapres melalui televisi. Penelitian ini sifatnya deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitaif ditunjang kualitatif yang dipusatkan di Kabupaten Subang Jawa Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan pengamatan langsung di lapangan. Hasilnya, sebagian besar responden tergolong usia produktif yang memiliki kepekaan terhadap dunia politik cukup tinggi. Mereka setuju dan perlu dengan acara debat Capres/Cawapres melalui televisi, alasannya walaupun acara debat waktunya pendek, tapi efek (manfaat) nya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang Pilpres 2014, serta dapat menumbuhkan kesadaran dan kedewasaan berpolitik. Kemudian dapat mengetahui figur dan tema debat yang dibutuhkan masyarakat, termasuk di dalamnya program kerja dan janji politik. Selanjutnya mengetahui pula tentang citra politik, popularitas dan kapabilitas, popularitas dan elektabilitas Capres/Cawapres. Untuk popularitas erat sekali kaitannya dengan elektabilitas, tapi tidak otomatis memperoleh elektabilitas, sebab yang memiliki popularitas tidak otomatis memperoleh elektabilitas, sebab kenyatannya ada yang tidak memiliki popularitas tapi memperoleh elektabilitas. Untuk itu acara debat perlu diagendakan, tidak hanya diselenggarakan pada musim kampanye pilpres, tapi juga dapat dilaksanakan di luar musim kampanye. Kata kunci : apresiasi, debat kandidat, popularitas, elektabilitas