Hasyim Ali Imran
BPPKI DKI JAKARTA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FENOMENA KOMUNIKASI DAN ILMU KOMUNIKASI (Telaah Filsafat Ilmu Berbasis Elemen Epistemologi) Hasyim Ali Imran
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 2 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.575 KB) | DOI: 10.31445/jskm.2013.170207

Abstract

Kesalahan-kesalahan di kalangan akademisi komunikasi dalam mempelajari fenomena komunikasi secara ilmiah yang dalam kenyataan masing sering dijumpai, kiranya menjadi pendorong bagi dibuatnya artikel ini. Dalam pembahasannya, tulisanini beranjak dari persoalanyang difokuskan pada soal-soal paradigama teori; paradigma penelitian; pendekatan penelitian dan hubungan paradigma teori dengan paradigma penelitian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa berkaitan dengan paradigma teori diketahui bahwa dalam bidang pengkonseptualan teori komunikasi itu tercakup tujuh bidang, yaitu retorika; semiotika; fenomenologi; cybernatika; sosiopsikologi; sosiokultural; dan kritikal. Secara terminologis, paradigma yang dikenal dalam penelitian ilmu komunikasi utamanya mencakup empat paradigma, terdiri dari : positivistik; kritis; konstruktivis; dan participatory. Keempat paradigma dimaksud berimplikasi pada aplikasi pendekatan penelitian, yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Secara filosofis, maka dalam konteks epistemologis pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait dengan telaah pendekatan penelitian ini, akan selalu berbasiskan pada asumsi-asumsi ontologi, epistemologi, methodologi, axiologi dan retorik. Selanjutnya, kedua pendekatan dimaksud, dalam proses penelitian tidak terlepas juga dari ketujuh paradigma teori sebelumnya. Keterkaitan itu karena masing-masing paradigma teori yang nota bene dengan sendirinya melahirkan sejumlah teori itu, dalam aplikasinya memang memerlukan dukungan sejumlah data penelitian, yakni data penelitian melalui dua pendekatan penelitian. Dalam kaitannya dengan kedua pendekatan tersebut, maka sejumlah paradigma teori tadi karenanya dapat digolong-golongkan berdasarkan kriteria pendekatan penelitian.