Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG VAKSIN PALSU DENGAN KETEATURAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI POSYANDU Murtutik, Lilis; Suwarni, Anik
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.11 No 1 April 2018
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

..
THE EFFECTIVENESS OF PLAY STIMULATION TOWARD DEVELOPMENT LEVEL AMONG EARLY CHILDHOOD Arumawati, Dhani Setya; Murtutik, Lilis
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.10 No 2 Oktober 2017
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.....
PENGARUH LATIHAN PASIF EXTREMITAS BAWAH TERHADAP PEMULIHAN KESADARAN PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI GENERAL DI RUANG PULIH SADAR RUMAH SAKIT TENTARA SLAMET RIYADI SURAKARTA Setyono, Budi; Murtutik, Lilis; Suwarni, Anik
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.455 KB)

Abstract

Latar Belakang: Anestesi (pembiusan) secara umum berarti suatu tindakan menghilangkan rasa sakit ketika melakukan pembedahan dan berbagai prosedur lainnya yang menimbulkan rasa sakit pada tubuh. Pasien perioperatif harus dilakukan pengajaran latihan-latihan yang meliputi latihan mobilisasi, latihan nafas dalam dan latihan batuk efektif pada fase pre dan post operatif. Latihan-latihan tersebut digunakan untuk mengembalikan fungsi-fungsi fisiologis tubuh pasca tindakan anestesi terutama anestesi umum. Tujuan: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pengaruh latihan pasif extremitas bawah terhadap pemulihan kesadaran pada pasien post operasi dengan anestesi general di Ruang Pulih Sadar Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian comparatif experimental dengan desain case control. Uji statistik menggunakan uji t-test. Penelitian ini melibatkan 46 responden di RST Slamet Riyadi Surakarta dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok responden yang diberikan tindakan latihan pasif ekstremitas bawah dan kelompok kontrol. Hasil: Pada kelompok yang mendapatkan latihan pasif ekstremitas bawah dan 23 orang tidak mendapatkan pasif ekstremitas bawah. Pada kelompok yang mendapatkan pasif ekstremitas bawah, 11 orang pemulihan kesadarannya dalam waktu kurang dari 1 jam, 12 orang kembali sadar pada interval 1-2 jam dan tidak terdapat responden yang pemulihan kesadarannya lebih dari 2 jam. Pada kelompok yang tidak mendapatkan pasif ekstremitas bawah, 6 orang pulih sadar dalam waktu kurang dari 1 jam, 9 orang pulih sadar dalam waktu 1-2 jam dan 8 orang pulih sadar dalam waktu lebih dari 2 jam. Nilai t hitung adalah 14,289 > t tabel = 1,717. Simpulan: Terdapat pengaruh latihan pasif extremitas bawah terhadap pemulihan kesadaran pada pasien post operasi dengan anestesi general di Ruang Pulih Sadar Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi Surakarta.
HUBUNGAN KADAR ALBUMIN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMY DI RUANG MAWAR RUMAH SAKIT SLAMET RIYADI SURAKARTA ., Marjiyanto; Murtutik, Lilis; Suwarni, Anik
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1 No 1 Juli 2013
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.992 KB)

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan di RST Slamet Riyadi Surakarta diketahui data pasien post operasi laparatomy pada bulan Januari 2013 di ruang Mawar RS Slamet Riyadi ada 160 pasien, yang dilakukan operasi laparatomi ada 31 pasien (19,38%). Dijumpa juga pasien post operasi laparatomy eksplorasi di ruang Mawar RS Slamet Riyadi Surakarta sebagian besar mengalami nyeri yang tinggi setelah tindakan operasi, dan diantaranya menjalani perawatan lebih dari 7 hari hal ini terjadi karena belum menyatunya jaringan kulit sehingga diperlukan perawatan lebih lama. Tujuan : Mengetahui hubungan Kadar Albumin dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi laparatomy di Ruang Mawar Rumah Sakit Slamet Riyadi Surakarta. Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien post operasi laparatomy di Ruang Mawar RST Slamet Riyadi Surakarta yang berjumlah 31 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi laparatomy dengan teknik total sampling. Teknik analisis yang digunakan dengan analisis Chi-Square. Hasil: (1) Kadar albumin pasien yang mempunyai kadar albumin normal (antara 3,5 ? 5,2 g/dl ada 12 orang (37,5%) dan tidak normal (< 3,5 g/dl yaitu ada 20 orang (62,5%); (2) Tingkat penyembuhan luka diketahui yang termasuk belum sembuh ada 6 orang (18,8%) dan yang sudah sembuh ada 26 orang (81,3%); (3) Ada hubungan yang signifikan antara kadar albumin dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi laparatomy di ruang Mawar RS Slamet Riyadi Surakarta ( 2hit = 5,492 ; p = 0,013). Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara kadar albumin dengan penyembuhan luka pada pasien post operasi laparatomy di ruang Mawar Rumah Sakit Slamet Riyadi Surakarta.
PENGARUH ANTARA SIKAP DAN PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK AL HIKMAH KECAMATAN WURYANTORO WONOGIRI Suwarni, Anik; Murtutik, Lilis
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.758 KB)

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan bulan Maret 2014 di TK Al Hikmah Wuryantoro didapatkan bahwa dari 8 ibu yang mempunyai anak usia prasekolah dilakukan wawancara dan didapatkan 4 orang (50%) ibu memiliki sikap yang baik dan ada 3 orang (38%) ibu memiliki sikap yang cukup baik dan 1 orang (20,2%) ibu yang memiliki sikap tidak baik. Saat dilakukan test perkembangan motorik secara acak terhadap 10 anak didapatkan ada 5 orang anak usia pra sekolah (50%) yang sudah mengalami kemajuan perkembangan motorik halus dan kasarnya. 3 orang anak (30%) tidak bisa memilih garis yang lebih panjang. 2 orang anak (20%) tidak bisa mencontoh membuat segi empat. Tujuan : Mengetahui pengaruh antara sikap dan perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak di TK. Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri yang berjumlah 60 orang dengan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis regresi berganda, uji t dan uji F. Hasil : (1) Mayoritas sikap orang tua dalam perkembangan motorik anak usia pra sekolah tergolong baik (93,33%); (2) Mayoritas perilaku orang tua dalam perkembangan motorik anak usia pra sekolah tergolong kurang baik (53,33%); (3) Mayoritas perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri tergolong normal (86,67%); (4) Ada pengaruh signifikan antara sikap orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah (thit = 9,213; p = 0,000); (5) Ada pengaruh signifikan antara perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah (thit = 2,080; p = 0,036); dan (6) Terdapat pengaruh signifikan antara sikap dan perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri (Fhit = 53,144; p = 0,000). Simpulan: Terdapat pengaruh signifikan antara sikap dan perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri.
THE EFFECT OF CADRES TRAINING CONTRIBUTED TO THEIR KNOWLEDGE AND SKILL IN FILLING OUT KARTU MENUJU SEHAT (KMS) AT PUSKESMAS PASIR PUTIH IN KOTAWARINGIN TIMUR REGENCY Murtutik, Lilis
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.10 No 2 Oktober 2017
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

...
The Effect Of Exercise Walking On Blood Glucose Levels In Type 2 Diabetes Mellitus Patients At The Weru Public Health Center Bayu Widyawati, Rina; Alam Putra, Fajar; Murtutik, Lilis
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i2.611

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) dapat menimbulkan komplikasi bila tidak ditangani dengan tepat. Penatalaksanaan DM tipe 2 meliputi pola makan, aktivitas fisik, pengendalian gula darah, dan konsumsi obat-obatan. American College of Sports Medicine (ACSM) menyatakan bahwa olahraga jalan kaki secara teratur dianjurkan bagi pasien DM untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh olahraga jalan kaki terhadap kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Weru. Metode: Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen. Desain penelitian adalah pre-test post-test tanpa kelompok kontrol. Sampelnya adalah warga Puskesmas Weru Sukoharjo yang menderita penyakit diabetes melitus tipe 2 sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampel. Instrumen penelitian berupa alat cek GDS easy touch dan SOP latihan jalan kaki yang dilakukan selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu dan waktu setiap latihan 15 – 30 menit. Analisis data menggunakan uji sampel berpasangan. Hasil: Rata-rata kadar glukosa darah pada saat pre-test adalah 226,80 mg/dl. Sebanyak 23 responden (92%) termasuk dalam kategori diabetes dan 2 responden (8%) termasuk dalam kategori pradiabetes. Rata-rata kadar glukosa darah pada saat post test adalah 221,92 mg/dl. Sebanyak 22 responden (88%) termasuk dalam kategori diabetes dan 3 responden (12%) termasuk dalam kategori pradiabetes. Hasil uji sampel berpasangan diperoleh p-value = 0,001. Kesimpulan: Terdapat pengaruh olahraga jalan kaki terhadap kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Weru.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAWATAN DIRI KUSTA PADA PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AGATS PAPUA SARKOL, REMON; Suwarni, Anik; Murtutik, Lilis
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan masalah kesehatan di dunia dan Indonesia hingga saat ini, karena jika tidak ditangani dengan segera akan menimbulkan kerusakan permanen dengan masalah yang kompleks. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perawatan diri kusta pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats Papua. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pengukuran faktor-faktor yang berhubungan dengan perawatan diri pasien kusta di wilayah Puskesmas Agats. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats, dari hasil populasi tersebut didapatkan sampel 60 pasien penyakit kusta. Hasil: Sebagian besar perawatan diri penderita kusta pada penderita kusta termasuk dalam kategori buruk yaitu sebanyak 34 orang atau 56,67%. Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta dengan perawatan diri penderita kusta pada penderita kusta di Puskesmas Agats Papua. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta dengan perawatan diri kusta pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats Papua.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAWATAN DIRI KUSTA PADA PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AGATS PAPUA SARKOL, REMON; Suwarni, Anik; Murtutik, Lilis
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan masalah kesehatan di dunia dan Indonesia hingga saat ini, karena jika tidak ditangani dengan segera akan menimbulkan kerusakan permanen dengan masalah yang kompleks. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perawatan diri kusta pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats Papua. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pengukuran faktor-faktor yang berhubungan dengan perawatan diri pasien kusta di wilayah Puskesmas Agats. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats, dari hasil populasi tersebut didapatkan sampel 60 pasien penyakit kusta. Hasil: Sebagian besar perawatan diri penderita kusta pada penderita kusta termasuk dalam kategori buruk yaitu sebanyak 34 orang atau 56,67%. Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta dengan perawatan diri penderita kusta pada penderita kusta di Puskesmas Agats Papua. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta dengan perawatan diri kusta pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats Papua.