Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

Analisis Terjadinya Panas pada Air Conditioner Unit Excavator PC3000-6 Thomas Djunaedi; Hendro Purwono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator merupakan unit alat berat serba guna yang dapat digunakan untuk menggali tanah, memuat material, mengangkat material, mengikis tebing, meratakan permukaan tanah dan memecah tanah yang keras, salah satunya adalah excavator PC3000-6. Unit ini menggunakan sistem air conditioner di ruang kabin dengan tujuan agar operator terasa nyaman dalam mengoperasikan. Namun banyak pelanggan yang mengeluhkan kondisi air conditioner yang sering panas karena dapat berdampak pada persentase ketersediaan unit jika masuk pada sistem kontrak perawatan penuh karena unit tersebut tidak dioperasikan untuk perbaikan. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya panas pada air conditioner di unit PC3000-6 sehingga dapat dilakukan langkah perbaikan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakana delapan step troubleshooting. Berdasarkan observasi dan analisis data diperoleh hasil bahwa terjadinya panas pada air conditioner disebabkan oleh adanya ketidak normalan kerja dari sistem air conditioner. Saat dilakukan inspeksi harian sering ditemukan operator mengoperasikan unit sambil merokok kemudian menghidupkan sistem air conditioner namun tetap membuka jendela kabin agar asap rokok yang berada di dalam ruangan dapat cepat hilang sehingga membuat sistem pada kompresor mengalami beban berlebih. Hal ini dapat mempengaruhi umur pakai komponen, terutama pada kompresor yang dapat menyebabkan lose atau tidak dapat menghasilkan kompresi yang standar sehingga mengakibatkan sistem tidak dapat bekerja maksimal dan temperatur di ruang kabin pun tidak tercapai.
STUDY KELAYAKAN PENGGUNAAN MATERIAL KOMPOSIT SEBAGAI CAMPURAN RESIN LYCAL DENGAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP GAYA IMPACT PADA PESAWAT RC Bambang Setiawan; Rasma Rasma; Thomas Djunaedi; Gunawan Hidayat; Ponco Moralistian Adiday
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit adalah struktur material yang terdiri dari resin dan serat, yang dibentuk secara makroskopik dan menyatu secara fisika. Bahan komposit pada umumnya resin sebagai pengikat atau matrik, dan serat sebagai penguat atau reinforcement. Keuntungan bahan komposit adalah kemampuan material terebut mudah untuk diarahkan sehingga kekuatannya dapat diatur pada sifat tertentu yang kita kehendaki. Material komposit memiliki sifat high strength dan densitas rendah yang sangat sesuai diterapkan dalam dunia industri penerbangan. Dalam pengaplikasian material komposit menggunakan dua metode dikombinasikan antara hand lay-up dengan holding press. Bahan yang digunakan adalah serat sabut kelapa dan resin lycal dengan persentase campuran matrik 96% dan serat 4%. Spesifikasi pesawat RC trainer dengan material body komposit, memiliki Panjang badan 60cm, Panjang sayap 80cm, dan tinggi badan 8cm, dibekali dengan motor brushless tipe 1806 1400kv dengan daya 80watt, dan berat keseluruhan pesawat 375gram. Dengan proses pengujian Tarik dan impact, yang bertujuan untuk mengetahui nilai tegangan, regangan, impact yang dimiliki oleh material komposit ini, agar mengetahui apakah gaya impact yang diizinkan lebih besar dari gaya impact yang bekerja pada saat landing, sehingga kerusakan dapat diminimalisir. Berdasarkan hasil dari Analisa pengujian terbang pada pesawat RC trainer. Hasilnya pesawat lebihstabil dan memiliki kekuatan yang lebih kuat pada saat terkena benturan, sedangkan untuk kekurangan, bobot pesawat menjadi lebih berat dan memerlukan konsumsi daya yang lebih, serta penggunaan motor brushless yang lebih besar.