Penyuluhan pertanian sangat berperan penting sebagai wadah petani untuk belajar secara terus menerus. Selama ini penyelenggaraan penyuluhan masih fokus kepada efektivitas misalnya diukur dengan produktivitas pertanian namun kurang memperhatikan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana upaya dan tindakan strategis dalam peningkatan pelaksanaan penyuluhan pertanian di Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus kepada tujuh orang penyuluh dan 4 orang ketua gapoktan yang dipilih secara sengaja. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan diperlukannya upaya dan tindakan strategis untuk meningkatkan pelaksanaan penyuluhan pertanian melalui stakeholder yang terlibat, yaitu pemerintah, penyuluh, dan petani secara Bersama-sama. Kata kunci : Upaya, Tindakan, Penyuluhan