Desia Kaharuddin
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu Jalan Raya Kandang Limun, Bengkulu. Telp. (0736) 2170 pst.219.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Performans Pertumbuhan Itik Talang Benih Jantan dan Betina yang Dipelihara secara Intensif Kususiyah Kususiah; Desia Kaharuddin
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.3.1.5-9

Abstract

ABSTRAKItik Talang Benih sebagai salah satu plasma nutfah Provinsi Bengkulu perlu terus diteliti. Informasi mengenai ciri-ciri fisik Itik Talang Benih sudah cukup banyak. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi performans pertumbuhan Itik Talang Benih jantan dan betina yang dipelihara secara intensif. Penelitian ini menggunakan anak itik umur sehari (DOD) Talang Benih sebanyak 50 ekor jantan dan 50 ekor betina yang dipelihara dalam . 5 petak kandang (10 ekor per kandang). Variabel yang diukur adalah berat DOD, berat badan, pertambahan berat badan, konsumsi ransum dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat DOD dan konsumsi ransum itik Talang Benih jantan dan betina tidak berbeda nyata (T<t0.025), dengan rataan berat DOD 40,77 g. Konsumsi ransum Itik Talang Benih jantan umur 0-20 minggu sebesar 8641,55 g ekor-1; dan betinanya sebesar 8573,40 g ekor-1. Berat badan Itik Talang Benih jantan pada umur 20 minggu sebesar 1532,58 g; adalah nyata (T>t0,025) lebih tinggi dibanding berat betinanya yaitu 1377,64 g. Konversi ransum Itik Talang Benih jantan sebesar 5,91, nyata (T>t 0,025) lebih baik dibanding betinanya yaitu 6,41.Kata kunci: Itik Talang Benih, Performans Pertumbuhan
Performans Produksi Telur Itik Talang Benih pada Fase Produksi Kedua Melalui Force Moulting Kususiyah Kususiah; Desia Kaharuddin; Nano Haryono
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.771 KB) | DOI: 10.31186/jspi.id.3.2.49-54

Abstract

ABSTRAKPenelitian dirancang untuk mengevaluasi performans produksi telur itik Talang Benih pada fase produksi kedua setelah melalui masa produksi telur selama satu tahun produksi pertama. Sebanyak 192 ekor itik TalangBenih betina dengan persentase produksi yang telah menurun dibawah 30 % didistribusikan ke dalam 16 petak kandang perlakuan dengan 12 ekor per petak kandang. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acaklengkap 4 perlakuan force molting dengan 4 ulangan. P0 sebagai kontrol, itik tidak dipuasakan dan hanya mendapat pembatasan ransum selama 20 hari, P4 dipuasakan selama 4 hari dilanjudkan pembatasan ransumselama 20 hari, P8 dipuasakan 8 hari dilanjutkan pembatasan ransum selama 20 hari , dan P12 dipuasakan selama 12 hari dilanjutkan pembatasan ransum selama 20 hari. Selama pemuasaan itik diberi air minum ad libitum. Peubah yang diukur meliputi : kehilangan berat badan, waktu mulai bertelur kembali, persentase produksi telur, berat telur per butir, dan konsumsi ransum. Dapat disimpulkan bahwa performans produksi telur itik Talang Benih pada fase produksi ke dua yang mendapat perlakuan force molting pemuasan 4, 8, dan 12 hari dilanjutkan pembatasan ransum selama 20 hari tidak lebih baik dibanding dengan kontrol yang hanya mendapat perlakuan pembatasan ransum selama 20 hari.Kata Kunci : Itik Talang Benih, Performans Produksi Telur Fase Kedua, force molting