E. Sulistyowati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Ekonomis Penggunaan Tepung Kulit Durian Fermentasi dalam Konsentrat untuk Kambing Perah E. Sulistyowati; I. Badarina; S. Mujiharjo; R. Mariska; E. Khoirul
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.1.37-42

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh pemberian ransum  dengan  konsentrat yang mengandung tepung kulit durian difermentasi Pleurotus ostreotus dalam ransum terhadap pendapatan dari penerimaan  susu setelah pakan  atau Milk Income over Feed Cost (MIOFC),  Benefit/Cost (B/C), dan Break Even Point (BEP) pada kambing perah.  Adapun perlakuan adalah ransum dengan konsentrat yang mengandung KDF atau tepung kulit durian fermentasi, yaitu KDFO: ransum dengan konsentrat mengandung 0% tepung kulit durian fermentasi + 30% dedak, KDFA: konsentrat mengandung 5% tepung kulit durian fermentasi + 25% dedak,  KDFB: konsentrat mengandung 10% tepung kulit durian fermentasi + 20% dedak, KDFC: Konsentrat mengandung 20% tepung kulit durian fermentasi + 10% dedak.  Perlakuan  ini diaplikasikan menggunakan  Rancangan Acak Lengkap  (RAL) 4 x 4, total ada 16 ekor kambing perah  laktasi.  Penelitian ini dilaksanakan di peternakan kambing perah pada Lembaga Pengembangan Pertanian Baptis (LPPB) di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.   Ransum dengan KDFA,  5% tepung kulit durian fermentasi dan 25% dedak padi  pada kambing perah laktasi menghasilkan produksi susu tertinggi 1,56 l/ekor/hari dengan nilai MIOFC tertinggi sebesar Rp. 17.648,20/ekor/ hari, dibandingkan pada perlakuan 10% dan 20% KDF.   Adapun nilai B/C adalah 0,63 sedangkan nilai BEP sebesar 0.75.
Pengaruh Penggunaan Solid Substrate Pleurotus ostreatus Berbasis Kulit Buah Kopi terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ternak Kambing Kacang yang Menderita Kecacingan Gastrointestinal F. M. Aritonang; I. Badarina; E. Sulistyowati
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.049 KB) | DOI: 10.31186/jspi.id.11.2.108-117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik ransum yang disuplementasi kulit buah kopi yang telah difermentasi oleh jamur Pleurotus ostreatus pada ternak kambing yang menderita kecacingan gastrointestinal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan; P0 =Ternak mendapat ransum basal tanpa suplemen kulit buah kopi yang telah difermentasi P.ostreatus dan tidak disuntik obat cacing sintesis, P1=Ternak mendapat ransum basal dan disuntik obat cacing sintetis, P2= Ternak mendapat ransum basal dan kulit buah kopi yang telah difermentasi tanpa disuntik obat cacing. Hasil penelitian Berdasarkan analisis keragaman bahwa perlakuan memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05%) terhadap konsumsi bahan kering. Semua data yang diperoleh dari penelitian dianalisis keragamannya dengan analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05%) terhadap konsumsi ransum yaitu dengan P0 0,53 (kg/ekor/hari), P1 0,56 (kg/ekor/hari) dan P3 0,54 (kg/ekor/hari), pada kecernaan bahan kering. ransum yaitu dengan P0 80,88%, P1 82,35%  dan P2 80,33%, pada konsumsi bahan organik yaitu P0 0,33 (kg/ekor/hari), P1 0,36 (kg/ekor/hari) dan 0,33 (kg/ekor/hari) dan terhadap kecernaan bahan organik ransum yaitu dengan P0 85,67%, P1 85,35% dan P2 85,98%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa solid subtrate pleurotus ostreatus berbasis kulit buah kopi memberikan pengaruh tidak nyata terhadap konsumsi  BK , konsumsi BO, Kecernaan BK dan bahan BO pada ternak kambing kacang yang mengalami kecacingan gastrointestinal. Kata Kunci: Pleurotus ostreatus, Kulit buah kopi, Kambing Kacang, Kecacingan, Gastrointestinal.