D. Suherman
Laboratorium Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Penentuan Suhu Kritis Pada Sapi Perah Berdasarkan Kemampuan Produksi Dan Manajemen Pakan D. Suherman; B. P. Purwanto; W. Manalu; I. G. Permana
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.121-138

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Jakarta dan Bogor dari bulan Januari hingga Pebruari 2012.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu kritis (suhu dan kelembaban udara) pada sapi dara peranakan Fries Holland berdasarkan indikator respon fisiologis.Pakan diberikan dua kali setiap hari dengan rumput dan konsentrat.Enam ekor sapi dara yang digunakan dalam penelitiannya.Parameter respon fisiologis yang diamati meliputi suhu kulit, suhu rektal, dan suhu tubuh selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan suhu kritis pada sapi dara yang dihitung dengan program Artificial Neural Network (ANN) di dareah Jakarta dan Bogor. Berdasarkan indikator respon fisiologis untuk menentukan suhu kritis dengan program ANN yang paling sensitif melalui suhu rektal dan suhu kulit baik di Jakarta maupun BogorKata kunci: suhu kritis, sapi dara, indikator respon fisiologis
Strategi Pemasaran Madu Berdasarkan Karakteristik Konsumen di Kota Bengkulu D. Suherman; S. Kadarsih; M. G. Gusmantoro
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.12.2.171-183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran madu di dan menganalisis segmentasi pasar madu.Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai bulan Desember 2016 di beberapa outlet madu di Kota Bengkulu. Hasil analisis SWOT padapemasaran madu di Kota Bengkulu berdasarkan karakteristik konsumen mendapatkannilai (X= 3,4537; Y= 0,8260) yang terletak pada kuadran I, yaitu mendukung kebijakan yang agresif (growth oriented strategy) atau menggunakan strategi strength – opportunity (strategi – so). Berdasarkan pilihan strategi (strategic choice) dalam pemasaran maka dirumuskan;strategi pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan produk madu, memaksimal promosi produk unggulanterutama madu lokal,lebih aktif mendekati segmen pasar dan calon pembeli potensial, dan kerja keras menjaga serta mempertahankan kepercayaan konsumen.Strategi pemasaran di masa akan datang antara lain;meningkatkan penjualan produk dan kegiatan promosi serta distribusi pemasaran,membuat layanan konsumen (customer care), danmenambahvarians produk. Kata kunci: SWOT, Karakteristik Konsumen, Kebijakan Agresif 
Evaluasi Mikroklimat dalam Kandang Menggunakan Tinggi Atap Kandang Berbeda yang Berkaitan dengan Respon Fisiologis Sapi Bali Dewasa di Kecamatan XIV Koto Kabupaten Mukomuko D. Suherman; S. Muryanto; E. Sulistyowati
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.12.4.397-410

Abstract

Penelitian ini untuk mengevaluasi frekuensi pernapasan, denyut jantung dan suhu rektal sapi Bali dewasa, yang berkaitan dengan mikroklimat dalam kandang (suhu dan kelembaban udara) pada tinggi atap kandang yang berbeda. Kandang terdiri dari dua tinggi atap kandang yang berbeda, yaitu 200-250 cm (Kandang I) dan tinggi atap kandang >250-300 cm (Kandang II). Penelitian dilaksanakan selama satu bulan, dari tanggal 25 April 2017 sampai 28 Juni 2017 di kandang peternak di Kec. XIV Koto, Kab. Mukomuko. Penelitian ini menggunakan ternak Sapi Bali dewasa sebanyak 40 ekor, pada masing-masing tinggi atap kandang yang berbeda sebanyak 20 ekor. Metode penelitian dengan cara pengukuran langsung dan deskripsi, pengukuran dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pagi, siang, dan sore. Variabel yang diamati meliputi respon fisiologis Sapi Bali dewasa dan mikroklimat pada tinggi atap kandang yang berbeda, yang dideskripsikan dan dianalisis menggunakan persamaan regresi. Tinggi atap kandang memberikan pengaruh terhadap mikroklimat dalam kandang, semakin tinggi atap kandang mempengaruhi penurunan suhu udara dan peningkatan kelembaban udara dalam kandang. Frekuensi pernapasan dan denyut jantung meningkat seiring dengan meningkatnya suhu udara dan kelembaban udara dalam kandang.Kata kunci: Tinggi atap kandang, mikroklimat kandang, respon fisiologis, sapi bali dewasa.