S. Rusdiana
Balai Penelitian Ternak Ciawi-Bogor

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbanyakan dan Penyebaran Bibit Ternak Domba Compass Agrinak Mendukung Perekonomian Peternak S. Rusdiana; U. Adiati
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.15.1.67-74

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbanyakan dan penyebaran bibit domba Compasss Agrinak mendukung perekonomian peternak. Penelitian dilakukan di UPTD Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Jawa Tengah tahun 2017. Penelitian kerjasama di payungi MoU, isinya memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak. Kerjasama penelitian untuk pengembangan domba Compass Agrinak sebagai bibit yang dapat disebarluaskan kepada peternak. Domba Compass Agrinak sebanyak 10 ekor, 8 ekor betina dewasa dan 2 ekor jantan dewasa. Data primer dan data sekunder kemudian dianalisis secara kuantitatif, kualitatif dan analisis ekonomi. Hasil penelitian menujukkan bahwa, pertambahan bobot badan domba betina muda sebesar 71±13 g/hari. Pertambahan bobot badan domba anak pra sapih umur 1 bulan sebesar 145±53g/ekor. Pertambahan bobot badan domba induk selama kebuntingan sebesar 75±29 g/hari. Biaya belanja modal dan biaya produksi yang dikeluarkan oleh UPTD dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp.1.200.000,-/tahun nilai B/C ratio 1,2. Biaya belanja modal dan biaya produksi yang dikeluarkan oleh peternak dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp.620.000,-/tahun nilai B/C 1,2. Secara ekonomi domba Compass Agrinak layak untuk diperbanyak dan disebarluaskan kepada peternak. Domba milik peternak secara ekonomi belum layak, karena peternak usaha pokoknya adalah bertani.
Pengelolaan Sumber Daya Genetik Kambing sebagai Potensi Biologik dan Nilai Ekonomi S. Rusdiana; U. Adiati
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.222-227

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan sumber daya genetik kambing sebagai potensi biologik dan nilai ekonomi. Penelitian dilakukan di kandang percobaan Ciawi-Bogor 2018. Penelitian menggunakan kambing PE 35 ekor, betina 30 ekor dan jantan 5 ekor. Kambing AN 35 ekor, betina 30 ekor dan jantan 5 ekor. Metoda analisa data dilakukan secara deskriprif, kuantitatif dan analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata bobot badan kawin kambing betina PE s 40,71±9,94 kg dan kambing betina AN43,10±12,13 kg. Rata-rata bobot badan kambing betina PEsetelah beranak 41,84±9,18 kg dan rata-rata bobot badan kambing betina AN setelah beranak 42,81±9,42kg. Produksi anak kambing jantan PE 26,48%. Sedangkan anak kambing betina PE 22,22%. Anak kambing jantan AN  28,79%, sedangkan anak kambing betina AN 24,24%. Keuntungan dari usaha kambing PE Rp.17.730.000/tahun  R/C 1,52. Keuntunagn dari usaha kambing AN  Rp.16.126.670/tahun R/C  1,44. Kambing PE dan kambing AN dapat dipelihara selama >5 tahun, kambing PE dan AN dapat berproduksi susu dan daging serta dapat beranak 2 kali dalam 1.5 tahun, dan secara ekonomi usaha kambing layak diusahakan.
Peran TTP Cigombong pada Usaha Ternak Ayam Kampung KUB sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Peternak S. Rusdiana; L. Praharani
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.14.2.171-181

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran TTP Cigombong pada usaha ternak ayam kampung KUB dalam upaya meningkatkan penapatan peternakk. Berbagai kendala dan permasalahn yang sering dihadapi oleh TTP Cigombong, seyogyanya menjadi fokus perhatian, sehingga TTP Cigombong dapat dimainkan peran besar sebagai wahana untuk pengembangan usaha ternak ayam kampung KUB. Usaha ayam kampung yang berorientasi komersial sangat diperlukan perencanaan dan penanganan yang lebih detail, agar usaha mendapatkan keuntungan. Penelitian dilakukan pada tahun 2017, peternak inti dan peternak plasma ayam kampung KUB dilokasi TTP Cigombong Desa Tugu Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor. Peternak inti dan peternak Peternak plasma telah melakukan rintisan usaha ayam kampung KUB secara intensif, sebagai bibit, potong dan telur (DOC). Pengeluaran dan pendapatan peternak dapat dihitung berdasarkan B/C ratio,  yaitu imbangan keuntungan dan biaya produksi. Hasil penelitan menunjukkan, nilai jual ternak ayam kampung KUB umur 8 minggu keuntungan bersih sebesar Rp.995.000,-/peternak nilai B/C ratio 1,3. Hasil analisis  usaha pemeliharaan ternak ayam kampung KUB pada umur 8 minggu, secara ekonomi finansial layak untuk diusahakan kembali.Kata kunci: TTP, usaha ayam kampung KUB, pendapatan peternak