R. Muryani
Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penambahan Nukleotida pada Ransum Broiler yang Dipelihara pada Suhu Lingkungan Berbeda terhadap Performa Organ Imunitas R. L. Hakim; L. D. Mahfudz; R. Muryani
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.164-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji performa organ imunitas akibat penambahan nukleotida pada ransum ayam broiler yang dipelihara pada kondisi suhu lingkungan yang berbeda. Materi yang digunakan yaitu 165 ekor ayam broiler unsexed berumur 15 hari dengan bobot rata-rata 462,20±9 g (CV 3,95%). Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap pola faktorial 3×3 dengan 5 ulangan. Faktor utama yaitu penambahan nukleotida, T0= 0g/kg pakan, T1= 0,5g/kg pakan dan T2= 1g/kg pakan, dan faktor kedua yaitu suhu lingkungan, S1=32±1°C, S2=23±1°C dan S3=24 – 34°C. Parameter yang diamati berupa ukuran bobot relatif organ imunitas yaitu bursa fabricius, timus, dan limpa. Data yang diperoleh dianalisis ragam dengan uji F pada taraf 5% untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Apabila terdapat pengaruh perlakuan yang nyata dilanjutkan dengan uji beda wilayah ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya (P>0,05) pengaruh interaksi antara suhu lingkungan dengan pemberian level nukleotida. Kondisi suhu lingkungan yang nyamaan berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatnya bobot relatif timus, tetapi suhu lingkungan yang panas menurunkan bobot relatif timus dan bursa serta meningkatkan bobot relatif limpa. Simpulan dari penelitian ini adalah pemeliharaan pada suhu lingkungan nyaman mendukung performa organ imunitas dan suhu lingkungan panas menghambat performa organ imunitas.
Effect of Terminalia catappa Leaf Extract in Drinking Water on Performance and Carcass Production of Crossbred Native Chicken B. Marifah; E. Suprijatna; L. D. Mahfudz; D. Sunarti; S. Kismiati; T. A. Sarjana; R. Muryani
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.17.2.87-90

Abstract

This research aimed to examine the effect of Terminalia catappa extract in drinking water on Crossbred-native chicken's performance and carcass production. The research was arranged in a completely randomized design with five treatments and 5 replications (8 birds each). The samples in the present study were two hundred crossbred native chickens with an average body weight of 120.58±12.60 g. The treatments were as follows: drinking water without Terminalia catappa extract (T0); Drinking water with 1% of fresh Terminalia catappa leaf extract ten ml/1 l water (T1); Drinking water with 2% of fresh Terminalia catappa leaf extract 20 ml/1 l water (T2); Drinking water with 3% of fresh Terminalia catappa leaf extract 30 ml/1 l water (T3); Drinking water with 4% of fresh Terminalia catappa leaf extract 40 ml/1 l water (T4). Parameters observed were drinking water consumption, feed consumption, body weight gain, feed conversion ratio, and carcass production. Results show that Terminalia catappa extract in drinking water significantly affects drinking water consumption but has no effect on other parameters. Fresh Terminalia catappa leaf extract can be used in drinking water until 4%.