Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dimulai sejak 25 Juni sampai 25 Desember 2016 di CZAL. Perlakuan yang dicobakan adalah jenis ayam dengan P0 = ayam Ketarras dan P1 = ayam Arab. Penelitian ini menggunakan analisis Uji t dengan 2 perlakuan 15 ulangan. Setiap ulangan menggunakan 2 ekor ayam, sehingga masing-masing jenis ayam yang dibutuhkan 30 ekor. Variabel yang diamati adalah, konsumsi ransum, pertumbuahan, dan konversi ransum. Hasil uji t menunjukkan bahwa konsumsi ransum kumulatif kedua jenis ayam selama penelitian berbeda tidak nyata (t hitungt tabel). Konsumsi ransum kumulatif ayam arab pada umur 2-7 dan 2-8 lebih tinggi dibandingkan ayam Ketarras. Konsumsi ransum kumulatif pada umur 2-12 minggu konsumsi ransum ayam Arab (3474,70 g) berbeda tidak nyata dibandingkan ayam Ketarras (3453,30 g). Rataan berat badan selama penelitian dari kedua jenis ayam berbeda tidak nyata (t hitungt tabel) kecuali umur 2-3, dan 2-8 minggu. Namun demikian pertambahan berat badan selama umur 2-12 minggu pada ayam Arab nyata lebih tinggi dibandingkan ayam Ketarras, yaitu ayam Arab (718,83 g) dan ayam Ketarras (645,07 g). Konversi ransum kumulatif kedua jenis ayam berbeda tidak nyata (t hitung