R. Saepudin
Laboratorium Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Residu Pestisida pada Madu Apis cerana di Kawasan Hortikultura R. Saepudin; I. Badarina; Y. Nurhayati
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.106 KB) | DOI: 10.31186/jspi.id.12.3.256-264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengukur tingkat kontaminasi pestisida pada madu yang dihasilkan oleh lebah madu A. cerana di perkebunan hortikultura. Lokasi penelitian adalah  di Desa Sumber Urip, Kecamatan Rejang Lebong dan Analisis kimiawi dilaksanakan di Laboratorium Saraswati Indo Genetec (SIG) Bogor. Penelitian ini menggunakan 2 sampel madu yang diambil dari integrasi tanaman hortikultura, disamping sampel madu penelitian ini menggunakan sepuluh responden peternak lebah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan mengisi daftar pertanyaan yang meliputi: luas lahan, sayuran yang ditanam, pestisida yang digunakan, dosis penggunaan pestisida dan jumlah madu yang dihasilkan. Data yang diperoleh dari penelitian ini didiskusikan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa madu tidak menghasilkan residu pestisida residu golongan organofosfat yang terdeteksi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa madu yang dihasilkan dari perkebunan hortikultura aman untuk dikonsumsi karena tidak terdeteksi tercemar residu pestisida Kata kunci: madu, pestisida, residu , tanaman,  hortikultura
Pengaruh Integrasi Lebah dengan Palawija terhadap Produksi Madu di Daerah Rejang Lebong Bengkulu R. Saepudin; S. Kadarsih; R. Sidahuruk
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.12.1.55-63

Abstract

Salah satu sektor pertanian yang mampu membangun perekonomian di Indonesia adalah usaha budidaya lebahmadu. Luasnya areal pertanian, perkebunan dan kehutanan di Indonesia sangat berpotensi dalammembudidayakan lebah madu karena tidak mendapatkan kesulitan dalam pemberian pakan lebah madu. Selainitu, lebah madu memiliki peran penting dalam penyerbukan tananman sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk:1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi lebah madu (A. cerana ) di Kecamatan Selupu RejangKabupaten Rejang Lebong, 2) mengetahui produksi lebah madu (A. cerana) di Kecamatan Selupu RejangKabupaten Rejang Lebong, dan 3) mengetahui rata-rata produksi nektar per hektar jenis tanaman di KecamatanSelupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Pemilihan lokasi dilakukan dengan sengaja (purposive) yaitu diKecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Responden yang diambil dilakukan dengan metodesensus sebanyak 15 peternak. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis yangdigunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pakan radius 1000 m tidakterlihat ada perbedaan produksi dan produktivitas lebah madu juga tidak menunjukkan perbedaan dikarnakanjumlah koloni masih di bawah daya tampung. Produksi madu sudah tergolong tinggi dengan nilai rata-rata 10,3kg/koloni/tahun dan produksi nektar per hektar jenis tanaman cabai rata-rata 17,77 liter/ha/hari, maka dayadukung kebun cabai adalah 122 koloni dan jenis tanaman tomat rata-rata 22,2 liter/ha/hari dengan daya dukungkebun tomat adalah 153 koloni.Kata kunci: integrasi, pertanian, nektar, produksi madu.