T. Akbarillah
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Jl. W.R. Supratman Kandang Limun, Bengkulu 38371. Tel./Fax. +62-736-21290

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kualitas Nutrisi Rumput Setaria spachaellata yang Dipanen Berdasarkan Interval Pemotongan P. R. Fitriana; Hidayat Hidayat; T. Akbarillah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.12.4.444-453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan nutrisi rumput Setaria spacellata yang dipanen berdasarkan interval pemotongan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu P1 (umur potong 28 hari), P2 (42 hari), dan P3 (56 hari). Variabel yang diamati, yaitu kadar air, abu, lemak kasar, serat kasar, protein kasar, dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Hasil penelitian rumput Setaria spacellata menunjukkan bahwa perlakuan interval pemotongan yang lebih pendek menghasilkan kandungan abu (P1 21,17%, P2 17,97%, dan P3 13,94%) dan protein (P1 23,11%, P2 23,44%, dan P3 20,31%) yang lebih tinggi dibandingkan dengan umur potong yang lebih panjang (P<0,01). Bahan organik berkisar antara (78,83% - 86,06%), serat kasar berkisar antara (24,02% - 30,41%), dan BETN, yaitu P1 sebesar 27,25%, P2 sebesar 26,00% dan P3 sebesar 31,17% untuk perlakuan umur potong yang lebih pendek nyata lebih rendah dibandingkan dengan umur potong yang lebih panjang (P<0,01), sedangkan lemak kasar (P1 4,45%, P2 3,90%, dan P3 4,17%) menunjukkan pengaruh yang tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Produksi nutrisi rumput Setaria spacellata menunjukkan bahwa interval pemotongan yang panjang dapat meningkatkan produksi nutrisi rumput Setaria spacellata (P<0,01). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa interval pemotongan yang semakin panjang meningkatkan kandungan bahan organik dan serat kasar. Protein kasar tidak berbeda sampai interval pemotongan 42 hari. Semakin panjang interval pemotongan meningkatkan produksi nutrisi rumput Setaria spacellata.Kata kunci: interval pemotongan, proksimat, Setaria spachaellata