Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Pelatihan Dasar Fungsional terhadap Peningkatan Kompetensi Penyuluh Pertanian di Provinsi Jambi Lindung Lindung
AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021 (AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Developmen
Publisher : Balai Pelatihan Pertanian Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46575/agrihumanis.v2i2.94

Abstract

Pelatihan merupakan salah satu cara dalam meningkatkan kompetensi, juga indikator keberhasilan instansi penyelenggara pelatihan seperti Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi. Berdasarkan hal tersebut, tujuan peneliitian ini (1) menganalisis peningkatan kompetensi penyuluh pertanian melalui pelatihan dasar fungsional di BPP Jambi, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil ujian komprehensif sebagai indikator akhir peningkatan kompetensi. Penelitian menggunakan data primer berupa data pre test dan post test, dailymood, perilaku, kepuasan berlatih, dan hasil ujian komprehensif peserta pelatihan. Responden ditentukan dengan teknik random sampling sebanyak 93 orang dari 183 orang penyuluh pertanian asal Provinsi Jambi yang mengikuti pelatihan dasar fungsional tahun 2018 di BPP Jambi. Analisis normalitas, uji t sampel berpasangan, dan regresi linear digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil uji normalitas menunjukkan data menyebar normal. Hasil uji t mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan nyata antara nilai pre test dan post test, perbedaan nyata antara nilai perilaku awal, tengah, dan akhir, antara dailymood, kepuasan berlatih, perilaku, post test, dan ujian komprehensif. Hasil uji F menunjukan secara bersama faktor-faktor dailymood, perilaku, dan kepuasan berlatih berpengaruh terhadap ujian komprehensif. Secara parsial dari ujit t, hanya faktor perilaku yang berpengaruh nyata. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian. Berdasarkan hasil penelitian diperlukan lagi penelitian lanjutan mengenai dampak pelatihan terhadap motivasi dan kinerja dari penyuluh pertanian.
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI PROVINSI JAMBI Lindung Lindung
Jurnal Kewidyaiswaraan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Kewidyaiswaraan
Publisher : Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kompetensi Pegawai ASN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3104.787 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menngetahui pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja penyuluh pertanian di Provinsi Jambi. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan analisis linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah penyuluh pertanian ASN Provinsi Jambi yang berjumlah 611 orang, dan dijadikan responden sebanyak 93 orang yang diambil secara acak. Hasil uji statistik menghasilkan nilai F hitung 71,074 > F tabel (0,05; 2; 90) 3,07 atau nilai sig (0,000) < α (0,05) dengan koefisien korelasi (R) 78,3 persen, koefisien determinasi (R2; R square) 61,2, persen dan koefisien determinasi yang disesuaikan (ajusted R2) sebesar 60,4 persen yang nyata pada α=0,05. Pengaruh partial variabel kompetensi dan variabel motivasi berpengaruh nyata dengan hasil ujit t masing-masing sebesar 11,923 dan 2,071 dan koefisien 0,267 dengan nilai signifikansi 0,000 dan 0,041 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Model yang diperoleh dari penelitian ini adalah Y = 0,267 + 0,743 X1 + 0,163 X2. Instansi pembina penyuluh pertanian dan instansi pelatihan pertanian perlu memperhatikan aspek kompetensi yang perlu ditingkatkan adalah kompetensi evaluasi dan pengemangan penyuluhan pertanian, sedangkan untuk motvasi yang perlu ditingkatkan adalah motivasi untuk kepemimpinan dan afiliasi.