Yetty Gustina
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KOMPARASI USAHATANI PADI DAN USAHATANI KELAPA SAWIT (Studi Kasus Di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma) Yetty Gustina; Muhammad Chozin; M Faiz Barchia2
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.9.1.12232

Abstract

Alih fungsi lahan di Kabupaten Seluma terlihat dari data statistik luas lahan pada tahun 2010 mencapai 23.755 ha, selanjutnya pada tahun 2011 turun menjadi 20.150 hektar atau terjadi penurunan seluas 3.605 hektar, pada tahun 2012 hingga 2016 kembali terjadi penurunan seluas 3.407 hektar (BPS, 2014). Keputusan lebih memilih menanam kelapa sawit yang dilakukan dengan jalan mengkonversi lahan sawah didasarkan pada pertimbangan yang sangat bervariasi antar petani. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kelayakan usahatani padi dan usahatani kalapa sawit di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi petani mengkonversi usahatani padi sawah menjadi usahatani kelapa sawit. Metode yang digunakan untuk menen-tukan kelayakan dari kedua usahatani menggunakan analisis R/C ratio dan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan menggunakan analisis regresi logit, diana-lisis menggunakan statistik SAS 9.2. Hasil penelitian mengatakan bahwa usahatani padi dan usahatani kelapa sawit di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma dikatakan layak dan dapat dilanjutkan untuk dikembangkan. R/C ratio usahatani padi lebih besar (1,6) dari R/C ratio usahatani sawit (1,2), yang berarti bahwa usahatani padi lebih menguntungkan. Hasil analisis regresi logit menunjukkan bahwa variable bebas (X) yang digunakan memiliki peran yang beragam. Peran yang paling besar ditunjukkan oleh faktor tingkat pendapatan (X3) dengan nilai Wald Chi-Square 10.1444 sedangkan peran terkecil di tunjukkan oleh luas lahan (X1) dengan nilai Wald Chi-Square 0,0196. Berdasarkan kelayakan model, model penuh dapat dikatakan sangat akurat, 97,1 % responden dikelompokkan secara tepat berdasarkan konversi dan tidak konversi.