Adrianus Jori
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SUDIKAH AKUNTAN MENGUNGKAP AIB KECURANGAN? Intiyas Utami; Adrianus Jori; Aprina Nugrahesthy Sulistya Hapsari
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.297 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.12.7066

Abstract

Abstrak: Sudikah Akuntan Mengungkap Aib Kecurangan? Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kausalitas antara model pahala dan jalur pelaporan serta interaksi antara kedua faktor tersebut dengan niat mengungkapkan aib kecurangan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen antarsubjek faktorial 2x2. Penelitian ini menunjukkan bahwa akuntan sudi mengungkap aib kecurangan karena adanya jalur pelaporan tak berindentitas serta model pahala berupa perlindungan. Jaminan keamanan bagi pelapor menjadi faktor utama bagi mereka untuk berani menyampaikan informasi mengenai adanya kecurangan kepada pimpinan organisasi. Pada sisi lainnya, sistem pengungkapan aib perlu mempertimbangkan mekanisme yang memberi perlindungan bagi para pelapor. Abstract: Will the Accountant Whistle the Fraud? The research aims to examine the causality between the reward model, the reporting channel and the interaction between that factors to the whistleblowing intention of fraudulent. This research uses experiment between 2x2 factorial subject. This study shows that the accountant will reveal the cheating inclination due to the existence of non-indexing reporting path and the model of reward in the form of protection. Security guarantees for complainants are the key factor for them to dare to disclose information about fraud to the organization leader. On the other hand, disgrace disclosure systems need to consider mechanisms that provide protection to reporters.