Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BIOGRAFI PENGUSAHA HOTEL SEBAGAI SUMBER SEJARAH PARIWISATA BALI Slamat Trisila
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 01, Nomor 01, Juli 2014
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2014.v01.i01.p10

Abstract

Dari dua buku ini, usaha Darma Putra menuliskan kisahbiografi tokoh pariwisata patut diapresiasi. Kahdiran buku initidak saja menjadi rekaman tersendiri kisah hidup tokoh yangdituturkan, tetapi juga banyak mengandung informasi tonggaktonggakpariwisata Bali. Untuk selanjutnya, langkah Darma Putramenulis biografi ini perlu dilanjutkan oleh sarjana dan penulis lainsehingga lebih banyak lagi buku biografi bisa kita simak. Apalagimemang fakta menunjukkan, Bali memiliki banyak tokoh yangmemiliki pengalaman hidup yang menarik dan berjasa dalamperkembangan pariwisata Bali.Terlepas dari isinya yang berkaitan dengan perjalananpariwisata Bali, biografi selalulah bisa memberikan inspirasitertentu pada pembacanya untuk belajar dari atau menirukesuksesan sang tokoh.
A.A.B. Sutedja File: Gubernur Bali Pertama dalam Lipatan Sejarah Slamat Trisila
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 3 No. 1 (2013): PENULISAN SEJARAH BALI
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper reveals a portion of political chapter AA BagusSutedja of Puri Negara, a royal household in Jembrana, WestBali. Sutedja was the first governor of Bali, the provincialisland officiated in 1959, which previously had been partof the Lesser Sunda Island Province. In this article we learnSutedja’s short, yet skyrocketing political career from a lowlevelgovernmental official and then built his own way to bethe island first governor. His appointment as the governor wasthe result of then President Soekarno’s political scenario inimplementing the policy of the central government in Jakarta.When the 1965’s political tragedy struck in Jakarta that topplethe president, Sutedja suffered similar fate. The governor notonly lost his position, but was tragically kidnapped and wasbelieved to have been killed. Till these days his where-aboutremains a mystery in Bali’s dark history.