Neli Mastra
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH LUBANG PIPA ISAP FLUSHING COINDUIT SEBAGAI ALAT PENGGELONTORAN TERHADAP VOLUME SEDIMEN DI WADUK (UJI EKSPERIMENTAL) Mifta Ulfa; Neli Mastra
TEKNIK HIDRO Vol 11, No 2 (2018): TEKNIK HIDRO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.635 KB) | DOI: 10.26618/th.v11i2.2446

Abstract

Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) menyebabkan erosi lahan terhadap besar yang berdampak terhadap angkutan sedimen di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah lubang pipa isap flushing conduit terhadap penggelontoran sedimen dan untuk mengetahui pengaruh jumlah lubang pipa isap terhadap tekanan isap flushing conduit. Karakteristik sedimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir sedang berdasarkan skala wentworth dari hasil analisa saringan. Dari hasil penelitian menunjukkan jumlah lubang pipa isap terhadap volume gelontor untuk 6 lubang pada waktu (t) 3 yaitu 0,0035(m3), pada waktu (t) 6 yaitu 0,0038(m3), pada waktu (t) 9 yaitu 0,0041(m3). dan untuk 10 lubang pada waktu (t) 3 yaitu 0,0042(m3), pada waktu (t) 6 yaitu 0,0046(m3), pada waktu (t) 9 yaitu 0,0054(m3). Dan untuk 14 lubang pada waktu (t) 3 yaitu 0,0064(m3), pada waktu (t) 6 yaitu 0,0065(m3), pada waktu (t) 9 yaitu 0,0067(m3). Kinerja flushing conduit menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah lubang pipa isap maka jumlah volume tergenlontor (Vg) cenderung meningkat. Hal ini diakibatkan oleh fluktuasi tekanan relatif cukup besar untuk mengusik dan mengisap endapan sedimen kedalam pipa flushing conduit.kata kunci : Flushing Conduit, Jumlah lubang pipa isap, Waduk