This Author published in this journals
All Journal P2M STKIP Siliwangi
Aca Aca
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI MEKATRONIKA-B SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 KOTA CIMAHI Aca Aca
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v8i1p74-80.2458

Abstract

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi Short Functional Text di kelas XI Mekatronika-B SMK Negeri 2 Kota Cimahi terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terbagi menjadi 3 tahap, yaitu: 1) tahap awal, 2) tahap inti, dan 3) tahap akhir. Tahap awal meliputi : 1) Membuka pelajaran dan memeriksa kehadiran siswa, 2) Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari bersama, 3) Memberikan motivasi kepada siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. 4) Menyampaikan pentingnya mempelajari materi dalam kehidupan sehari-hari. Prestasi belajar siswa mengalami peningkatan mulai pre test, post test siklus I, sampai post test siklus II. Hal ini dapat diketahui dari rata-rata nilai siswa 41,92 (pre test), meningkat menjadi 78,70 (post test siklus I), dan meningkat lagi menjadi 91,29 (post test siklus II). Selain dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa, peningkatan prestasi belajar siswa juga dapat dilihat dari ketuntasan belajar dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan adalah 75. Terbukti pada hasil pre test, dari 26 siswa yang mengikuti tes, ada 4 siswa yang tuntas belajar dan 22 siswa yang tidak tuntas belajar. Dengan persentase ketuntasan belajar 15,38%. Meningkat pada hasil post test siklus I, dari 27 siswa yang mengikuti tes, ada 20 siswa yang tuntas belajar dan 7 siswa yang tidak tuntas belajar. Dengan persentase ketuntasan belajar 74,07%. Meningkat lagi pada hasil post test siklus II, dari 27 siswa yang mengikuti tes, ada 22 siswa yang tuntas belajar dan 5 siswa yang tidak tuntas belajar. Dengan persentase ketuntasan belajar 81,48%.