Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN APARATUR UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DI KECAMATAN BATU, KOTA BATU ROBIQ - YUNIANTO; AGUS - SURYONO; ISMANI HP - -
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 13 No. 2 (2010)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.048 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan, menganalisa dan mengintepretasikan aspek-aspek yang berhubungan dengan bentuk dan teknik/cara-cara pemberdayaan aparatur; (2) Mendeskripsikan, menganalisa dan menginteprestasikan aspek-aspek yang berhubungan dengan upaya meningkatkan kinerja aparatur Kecamatan Batu. Penelitian yang dilakukan pada Kecamatan Batu Kota Batu ini menggunakan jenis Penelitian Diskriptif Kualitatif yang terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah dan keadaan atau peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar untuk mengungkapkan fakta. Oleh sebab itu, penelitian ini lebih menekankan pada makna dari suatu proses daripada sekedar perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya pemberdayaan aparatur yang ditempuh melalui bentuk dan tehnik atau cara-cara pemberdayaan secara langsung maupun tidak langsung telah diselenggarakan kendati belum optimal. Berbagai bentuk pemberdayaan aparatur yang diselenggarakan antara lain: (a) Pendidikan dan pelatihan, yang berfungsi meningkatkan kualitas manajerial dan profesionalisme aparatur; (b) Penyelenggaraan motivasi secara umum yang terdiri atas peningkatan penghasilan dan kesejahteraan aparatur, penyediaan sarana dan prasarana kerja, penyediaan sumberdaya keuangan pendukung kinerja dan pemberian penghargaan dan hukuman menghendaki adanya komitmen, peranan dan tanggung jawab lebih dari unsur pimpinan organisasi.  Teknik pemberdayaan aparatur ditempuh melalui serangkaian aktivitas penetapan visi, misi dan hasil capaian yang dikehendaki bersama, pendelegasian wewenang dan pengelolaan  sumberdaya organisasi, serta evaluasi pertanggungjawaban atas hasil capaian. Semua ini menunjukkan isyarat kurangnya keseriusan/ ketidak sungguhan sebagian pihak aparatur dalam unit kerja. Proses penetapan visi, misi hanya sekedar memenuhi aspek formalitas saja. Kinerja aparatur yang merupakan potret indikasi keberhasilan maupun kegagalan dalam proses pencapaian tujuan organisasi yang diselenggarakan oleh segenap aparatur dalam unit kerja Kecamatan Batu masih belum menunjukkan kearah peningkatan yang optimal.   Kata kunci: pemberdayaan, aparatur, kinerja   ABSTRACT   Research designates to (1) describe, to analyze, and to interpret many aspects connected with form and technique/means of apparatus empowerment; (2) describe, to analyze, and to interpret many aspects connected with effort of increasing apparatus performance in Batu Sub-district. Type of research located in Batu Sub-district of Batu City classifies as Qualitative Descriptive confined on exerts of revealing one problem and event or condition as presented, as if just only uncovering the fact. Therefore, research supposes to stress on meaning of process rather than only statistical measurement. Result of research indicates that effort of apparatus empowerment seems to be viewed through form and technique or means of direct or indirect empowering, though less optimum; 2) already managed apparatus empowerment comprises to: (a) education and training, functioned as increasing apparatus’ managerial quality and professionalism to achieve consistency of maintaining and employing potential alumni among trained participants; (b) general motivation implementation consisting of increasing income and welfare of apparatus, providing facility and work infrastructure, giving financial resource to support performance, and rewarding gift and punishment to strengthen commitment, role, and responsibility more than just had by leadership. Some of all empowerment forms do not represent full authority of Batu Sub-district, but only depend on above level authority. Technique of apparatus empowerment, held through set of activities, such as determining vision, mission, and collective ends, delegating authority and management of organization resources, and evaluation of result, appears sign of lack of seriousness / unwillingness from part of apparatus in operational unit. Withstanding mainly to process of determining vision, mission remains only as fulfilling formality aspect toward organization image based on performance. Apparatus performance portrays succeed or failure indications during organization goal achievement in operational unit of Batu Sub-district, that reaching less than optimum. Performance measures, involved quantity, quality, time punctual and job acknowledgement, do not move linearly (imbalance). Potential apparatus of Batu Sub-district have capability of increasing performance, when empowering to do so.   Keywords: empowerment,  aparature, performance
STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN SUKAMARA DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi Tentang Pemberdayaan Usaha Kecil Pembuatan Kerupuk Ikan Di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah) ISWAN - GEMAYANA; Sukanto - -; Ismani HP - -
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.437 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian berawal dari latar belakang masalah tentang upaya oleh pemerintah kabupaten Sukamara dalam memberdayakan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara kabupaten Sukamara mengingat sampai saat ini, masih belum mampu menjadikan usaha kecil pembuat kerupuk ikan sebagai produk unggulan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendiskripsikan dan menganalisis: (1) Potensi usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara, (2) Strategi pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara dan (3) Faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kwalitatif dengan lokasi penelitian pada pengusaha kecil pembuatan kerupuk di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah. Analisis yang dilakukan dengan mengikuti model Miles Huberman yaitu analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam memberdayakan pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan telah dilakukan, namun belum bisa dilakukan secara maksimal mengingat Pemerintah Kabupaten Sukamara sebagai pemerintahan baru hasil pemekaran mengalami beberapa kendala diantaranya keterbatasan personil, alokasi anggaran masih terserap untuk pembuatan infrastruktur gedung-gedung perkantoran pemerintah dan penataan organisasi kedalam. Beberapa rekomendasi dalam rangka melakukan strategi pemberdayaan pengusaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara kabupaten Sukamara: (1) Mengisi kekosongan jabatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukamara dengan pejabat-pejabat yang berkompeten dibidangnya, (2) Memberikan pinjaman berupa dana pinjaman bergulir tanpa bunga, pemberian pelatihan manajemen perusahaan dan strategi pemasaran kepada para pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan di Kabupaten Sukamara, (3) Mendorong terbentuknya kemitraan bapak angkat antara tiga perusahaan besar yang ada dengan para pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan dan memfasilitasi bagi keberadaan LSM dan Perguruan Tinggi yang ada di Propinsi Kalimantan Tengah untuk menjadikan para pengusaha pembuat kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara sebagai wadah binaannya. Kata kunci: pemberdayaan ekonomi masyarakat, kerupuk ikan ABSTRACT   This research begin with problems background about efforts by the Sukamara Regency Government in empowering fish chips making small businesses in Sukamara sub district, Sukamara regency recall to so far unable to make the small businesses as a superior product. This research was aimed at describing and analyzing: (1) small businesses potential at the Sukamara sub district of Sukamara regency (2) empowerment strategies for the small businesses at the Sukamara sub district, Sukamara regency (3) inhibiting and supporting factors in empowering the small businesses at the Sukamara sub district, Sukamara regency. It is qualitative research with location at fish chips small entrepreneur at the Sukamara sub district, Sukamara Regency, Central Kalimantan province. The used analysis is Miles Huberman, it is interactive analysis. The Sukamara regency government is one of new government result from dividing of West Kotawaringin Regency that is divided into three governments, Sukamara Regency, Lamandau Regency and Kotawaringin Regency. Fish chips making has potential for development because the raw material potential, the availability of labors and open market opportunities. The results showed that efforts done by the Sukamara Regency in empowering the small businesses, but can not be done as maximally because it is new government as division result, it has obstacles such as limited personnel, budget allocation that is absorbed into infrastructure making for governmental office building and internal improvement. It can be recommended that some steps in empowering the small businesses at the Sukamara sub district, Sukamara regency are: (1) filling the vacant position in Industrial and Trade Agency of the Sukamara Regency with competent official, (2) giving non-interests loan in the form of grant, giving management and marketing strategy training to the small businesses at the Sukamara regency (3) encouraging the partnership among three existing company with the small businesses and facilitating the existence of the NGO and Institute for Higher Education at the Central Kalimantan to make the small business as their learners.   Keywords: empowerment, community economics, small business