Syarifuddin Arief
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN PERAWATAN KULIT PADA KLINIK KECANTIKAN DRM SKIN CLINIC DI MAKASSAR Syarifuddin Arief
Jurnal Ad'ministrare Vol. 3 No. 2, Juli - Desember 2016
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.955 KB) | DOI: 10.26858/ja.v3i2.2572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh bauran pemasaran (produk, harga, lokasi, promosi, partisipan, proses, dan lingkungan fisik) terhadap keputusan konsumen perawatan kulit pada klinik kecantikan DRM Skin Clinic di Makassar secara simultan, (2) pengaruh bauran pemasaran (produk, harga, lokasi, promosi, partisipan, proses, dan lingkungan fisik) terhadap keputusan konsumen perawatan kulit pada klinik kecantikan DRM Skin Clinic di Makassar secara parsial, dan (3) faktor yang paling dominan dari bauran pemasaran (produk, harga, lokasi, promosi, partisipan, proses, dan lingkungan fisik) yang berpengaruh terhadap keputusan konsumen perawatan kulit pada klinik kecantikan DRM Skin Clinic di Makassar. Penelitian ini menggunakan data primer melalui survei sebanyak 96 orang pelanggan sebagai sampel dari seluruh jumlah populasi sebanyak 2.500 orang. Survei dilakukan dari bulan Desember 2012 sampai Februari 2013. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui kuesioner. Data dianalisis dengan metode deskriptif dan regresi linier berganda dan menggunakan program statistik SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara simultan, bauran pemasaran (produk, harga, lokasi, promosi, partisipan, proses, dan lingkungan fisik) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen perawatan kulit pada klinik kecantikan DRM Skin Clinic di Makassar, (2) secara parsial, produk, lokasi, promosi, proses, dan lingkungan fisik berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan harga berpengaruh negatif namun tidak signifikan dan partisipan  berpengaruh positif namun tidak signifikan, dan (3) variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap keputusan konsumen perawatan kulit pada klinik kecantikan DRM Skin Clinic di Makassar adalah promosi.  Kata Kunci: bauran pemasaran, keputusan konsumen, perawatan kulit klinik kecantikan.
Strategi Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih: Tinjauan Literatur atas Praktik Terbaik dan Tantangan Global Syarifuddin Arief; Haeruddin Haeruddin
Al-Buhuts Vol. 21 No. 1 (2025): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v21i1.6469

Abstract

The Merah Putih Village Cooperative program is a strategic initiative launched by the Indonesian government to promote rural economic independence through cooperative institutions. This study aims to review and synthesize development strategies for village cooperatives using a systematic and narrative literature review approach. Data sources include accredited national journals, institutional reports, and reputable international publications from 2015 to 2024. The findings reveal five dominant strategic themes: (1) strengthening cooperative institutional capacity through good and transparent governance; (2) developing human resources through structured training and cooperative education; (3) utilizing technology and digitalization to improve operational efficiency and market access; (4) enhancing community participation and empowerment as the foundation for cooperative sustainability; and (5) policy support from the government and synergy with external stakeholders. This study concludes that developing village cooperatives requires an integrated and participatory approach that considers local context, institutional capacity, and technological readiness. The insights from this review are expected to serve as a reference for policymakers, cooperative practitioners, and academics in designing competitive and sustainable village cooperatives.