Anisa Nurhadiyati, Ariska Candra Nur Aminah, Desi Rindi Rahmawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MONAKO (MONOPOLI ANTI KORUPSI) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BERBASIS PLAY BASED LEARNING PADA SISWA SD Anisa Nurhadiyati, Ariska Candra Nur Aminah, Desi Rindi Rahmawati
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume XI, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.441 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media berupa MONAKO (Monopoli Anti Korupsi) yang layak dan efektif untuk digunakan dalam pendidikan anti korupsi di kelas IV dan V SDN 1 Sewon. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa mengenai nilai-nilai pendidikan anti korupsi setelah diberikan media pembelajaran MONAKO. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian pengembangan dengan desain penelitian Research and Development (RD). Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti yaitu model pengembangan 4-D (Four-D Models) oleh Thiagarajan dan Semmel (1974) yang terdiri atas empat tahap utama, yaitu: (1) Define (pendefinisian); (2) Design (perancangan); (3) Develop (pengembangan); dan (4) Disseminate (penyebaran). Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah angket validasi ahli media dan ahli materi serta angket respon siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli media mendapat skor rata-rata 3,14 termasuk dalam kategori layak. Hasil validasi ahli materi mendapat skor 3,63 termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba terhadap respon siswa kelas IV mendapat skor rata-rata 3,37 termasuk dalam kategori baik. Kemudian untuk hasil uji coba terhadap respon siswa kelas V mendapat skor rata-rata 3,51 termasuk dalam kategori sangat baik. Pengembangan nilai anti korupsi dilakukan dengan melakukan refleksi dari kegiatan dalam permainan MONAKO. Nilai-nilai yang muncul dalam pembelajaran menggunakan media ini adalah tanggung jawab, disiplin, jujur, sederhana, kerja keras, mandiri, adil, berani dan peduli yang merupakan sembilan nilai-nilai pendidikan anti korupsi. Dengan demikian dapat disimpulkan MONAKO untuk Pendidikan Anti Korupsi pada siswa SD ini layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci: pengembangan media, MONAKO, pendidikan anti korupsi