Yoyon Suryono
Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi keberhasilan program taman bacaan masyarakat dalam meningkatkan minat baca masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta Nurul Hayati; Yoyon Suryono
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 2, No 2 (2015): November 2015
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.184 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v2i2.6355

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perencanaan program (2) pelaksanaan program (3) hasil pelaksanaan program dan (4) dampak program Taman Bacaan Masyarakat pada TBM Mata Aksara, TBM Cakruk Pintar, TBM Luru Ilmu, dan TBM Rumah Asa dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan menggunakan model CIPPO, yang terdiri atas context, input, process, product, dan outcome. Hasil penelitian ini menunjukkan 4 temuan.  Pertama, Setiap TBM memiliki program kegiatan yang berbeda. Kedua, pelaksanaan kegiatan program pada masing-masing TBM telah berjalan dengan baik. Ketiga, hasil pelaksanaan kegiatan program berjalan baik dengan berbagai prestasi yang diraih oleh TBM. Keempat, dampak kegiatan program pada masing-masing TBM dapat dikatakan baik, karena memiliki manfaat positif terhadap masyarakat.Kata Kunci: evaluasi, taman bacaan masyarakat, keberhasilan The Success Evaluation of Community Library Program in Improving Community Reading Interest in YogyakartaAbstractThis study aimeds to know: (1) planning program, (2) implementation, (3) the results of the implementation, and (4) program impact of the TBM program Mata Aksara TBM, Cakruk Pintar TBM, Luru Ilmu TBM, and Rumah Asa TBM in improving reading interest of society. This type of research was the evaluation study using CIPPO model, which consisted of context, input, process, product, and outcome. The results show four findings. First, every TBM has different programs, so that each has its own type of activity. Second, the implementation of program activities at each TBM can be said to be good. Third, the results of the implementation of the program of activities can be said to be good with a variety of accomplishments achieved by the TBM. Fourth, the impact of the program on each TBM can are good, because it has positive benefits for the community.Keywords: evaluation, community library, success
Evaluasi pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang bagi masyarakat kawasan rawan bencana merapi Puri Bhakti Renatama; Yoyon Suryono
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 2, No 2 (2015): November 2015
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.261 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v2i2.6356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program pelatihan wajib latih dan gladi lapang bagi masyarakat kawasan rawan bencana Merapi di desa Argomulyo Cangkringan Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model penelitian CIPP. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan program pelatihan wajib dan gladi lapang merupakan hasil identifikasi BPBD Sleman dan kebutuhan masyarakat kawasan rawan bencana Merapi,  pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ini berjalan dengan baik dan melibatkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya serta motivasi dan antusias peserta yang cukup tinggi, dan hasil pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ditunjukkan dengan perubahan sikap peserta yang meliputi kemampuan konseptual, teknis, dan sosial. Dampak dari program ini menunjukkan dampak positif yaitu peserta dapat melakukan tindakan pengurangan risiko secara mandiri dan berkelompok, memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk menerapkan rencana kesiapsiagaan di lingkungan tempat tinggalnya.Kata kunci: evaluasi program pelatihan, wajib latih, masyarakat kawasan rawan bencana Merapi An Evaluation of the Obliged Training and Field Practice Program for the Community Around Disaster Prone Areas of MerapiAbstractThis study aims to investigate plan, implementation, and result of the obliged training and field practice program for the people in the village of Argomulyo Cangkringan Sleman. This was an evaluation study employing the CIPP. The data were collected through observations, interviews, and documentation. The results are as follows planning program obliged training and field practice program is the identification of BPBD Sleman and the needs of the community disaster prone area Merapi, the implementation of the programs obliged training and field practice program goes well involving the source of information that has competence as well as motivation and enthusiasm of the participants which is quite high, and the result of a training program obliged training and field practice program is indicated by a change in attitude of the participants that includes the conceptual, technical and and social ability. The training programs obliged training and field practice program have an impact that is positive participants can perform the act of risk reduction independently and in groups, utilizing the knowledge possessed to apply the plan of preparedness in the neighborhood of her residence.Keywords: evaluation of training program, obliged training, disaster prone areas of merapi volcano society