Nurhadi Nurhadi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi manajemen sekolah dalam menghadapi pemberlakuan sistem zonasi Ya Shinta Dewi Wahyuni; Nurhadi Nurhadi; Okta Hadi Nurcahyono
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v8i2.31858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi setelah sistem zonasi di terapkan di SMA Negeri (SMAN) 1 Surakarta dan menganalisa strategi manajemen sekolah di SMAN 1 Surakarta dalam menghadapi pemberlakuan sistem zonasi menggunakan teori struktural fungsional oleh Radcliffe-Brown. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode penelitian kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui beberapa prosedur kegiatan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1.) Perubahan input siswa yang menjadi relatif heterogen setelah sistem zonasi diterapkan menyebabkan perubahan budaya sekolah dan pola pembelajaran; 2.) Strategi yang digunakan oleh manajemen sekolah di SMAN 1 Surakarta dalam menghadapi perubahan budaya sekolah adalah dengan penanaman nilai-nilai yang terdapat dalam Hasthalaku dan inovasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS); dan 3.) Mekanisme adaptif dengan mengubah metode pembelajaran dan wacana akan diterapkannya Sistem Kredit Semester (SKS) di SMAN 1 Surakarta merupakan strategi yang dipilih oleh manajemen sekolah dalam rangka menghadapi perubahan pola pembelajaran. AbstractThis study aims to: 1.) Know the changes that occur after the zoning system is implemented in SMAN 1 Surakarta; 2.) Analyzing the school management strategy at SMAN 1 Surakarta in dealing with implementing the zoning system using functional, structural theory by Radcliffe-Brown. This study uses an ethnographic approach with qualitative research methods. Analysis of the data used in this study uses a number of procedure activities, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Results of the study: (1) Changes in student input that become relatively heterogeneous after the zonation system is applied causes changes in school culture and learning patterns; 2.) The strategy used by school management at SMAN 1 Surakarta in dealing with changes in school culture is by inculcating the values contained in Hasthalaku and innovating the School Literacy Movement (GLS); and 3.) The adaptive mechanism by changing learning methods and discourse will be applied to the Semester Credit System (SKS) at SMAN 1 Surakarta is the strategy chosen by the school management in order to deal with changes in learning patterns.
Wanita dan Rokok ( Studi Fenomenologi Dramaturgi Perilaku Merokok Mahasiswi Universitas Sebelas Maret) Adinda Mutiara Belia Arisani; Yosafat Hermawan; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.162 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna rokok dalam kehidupan wanita perokok khususnya mahasiswi Universitas Sebelas Maret yang aktif merokok dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman hidup mereka yang dianalisis dengan konsep Dramaturgi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Fenoemenologi adalah pendekatan untuk mencari pemaknaan umum dari individu terhadap pengalaman hidup mereka. Melalui pendekatan fenomenologi, diharapkan deskripsi atas fenomena yang tampak di lapangan dapat diinterpretasi makna dan isinya lebih dalam. Penelitian ini akan memberikan gambaran pemaknaan dari pengalaman hidup dari parawanita perokok. Dalam hasil penelitian dari wawancara secara mendalam dengan para mahasiswi perokok ini peneliti mendapatkkan kesimpulan bahwa setiap informan memiliki dua sisi yaitu panggung depan dan panggung belakang. Di Panggung depan mereka menunjukan kesan baik dengan tidak menunjukan perilaku merokok mereka dihadapan keluarga mereka. Sedangkan dalam panggung belakang mereka menunjukan sisi mereka yang apa adanya dimana mereka menunjukan perilaku merokok mereka hanya di lingkungan teman-teman mereka.