Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM INFORMASI RENSTRA DAN RENOP JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG Alifia Choirunnisa; Mardiyono Mardiyono; Idhawati Hestiningsih
SINERGI Vol 20, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.354 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2016.3.003

Abstract

Setiap jurusan di Politeknik Negeri Semarang mempunyai Rencana Strategi (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop) untuk mengelola dan memantau perkembangan jurusannya masing-masing. Salah satu jurusannya yaitu jurusan Teknik Elektro. Dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi, Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web mengubah sistem pengelolaan dari manual menjadi berbasis teknologi sistem informasi yang lebih efisien dan efektif. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk menghasilkan sebuah Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web serta membantu dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi Renstra dan Renop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi dan Pengujian Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem, serta Operasi dan Pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD). Pembangunan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework codeigniter serta database MySQL. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian setiap unit fungsi dari masing-masing fitur. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat membantu ketua jurusan, sekretaris jurusan, maupun ketua program studi dalam mengelola Renstra dan Renop. Sistem ini telah di uji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna sebesar 81,2%. 
Performance Evaluation of Pre-Trained Convolutional Neural Network Model for Skin Disease Classification Afandi Nur Aziz Thohari; Liliek Triyono; Idhawati Hestiningsih; Budi Suyanto; Amran Yobioktobera
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 10 No. 1, May 2022
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.535 KB) | DOI: 10.30595/juita.v10i1.12041

Abstract

Indonesia is a tropical country that has various skin diseases. Tinea versicolor, ringworm, and scabies are the most common types of skin diseases suffered by the people of Indonesia. The classification of the three skin diseases can be automatically completed by artificial intelligence and deep learning technology because the classification process using an expert will require a lot of money and time. The challenge in classifying skin diseases is in the process of collecting data. Because health data cannot be obtained freely, there must be approval from the patient or hospital. Therefore, to overcome the limited amount of data, Pre-Trained CNN is used. The Pre-Trained CNN model has many patterns from thousands of images, so we do not need many images to train the model. In this study, a comparison of five pre-trained CNN models was conducted, namely VGGNet16, MobileNetV2, InceptionResNetV2, ResNet152V2, and DenseNet201. The aim is to find out which CNN model can produce the best performance in classifying skin diseases with a limited amount of image data. The test results show that the ResNet152V2 model has the best classification ability with the highest accuracy, precision, recall, and F1 score values, namely 95.84%, 0.963, 0.96, and 0.956. As for the training execution time, the ResNet152V2 model has the fastest time to achieve 95% accuracy. That's happened because the addition of the dropout parameter is 20%.
Pelatihan Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Meningkatkan Transparansi Keuangan di TK Kartini irfan mujahidin; Sindung Hadwi Widi Sasono; Hutama Arif Bramantyo Arif Bramantyo; Slamet Widodo; Dewi Anggraeni; Tahan Prahara Tahan Prahara; Roni Apriantoro; Mohammad Khambali; Idhawati Hestiningsih; Hery Setijasa; Juan Adam Alamsyah; Nur Adi Wibowo
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 5 No. 1 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i1.952

Abstract

 ABSTRAKPermasalahan dalam pengelolaan keuangan di TK Kartini, terletak pada sistem administrasi yang masih bersifat manual, khususnya dalam proses pembayaran dan pelaporan SPP. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat transparansi keuangan, baik dari sisi pengurus yayasan maupun pemangku kepentingan lainnya. Untuk menjawab tantangan tersebut, telah dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam penerapan sistem informasi berbasis website. Pelatihan ini ditujukan kepada guru, pengurus yayasan, dan komite sekolah sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) pengisian kuesioner awal yang mengukur persepsi transparansi keuangan dengan hasil sebesar 65%, (2) pemberian materi dan pelatihan teknis penggunaan website keuangan dari sisi pengguna dan administrator, (3) simulasi penggunaan sistem, serta (4) evaluasi akhir melalui kuesioner dengan hasil peningkatan persepsi transparansi menjadi 95%. Sistem informasi keuangan yang digunakan dikembangkan dengan pendekatan user-friendly dan responsif, serta dilengkapi dengan fitur-fitur utama seperti pengelolaan data tagihan, riwayat transaksi, dan notifikasi pengingat pembayaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penggunaan sistem informasi berbasis website berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi administrasi keuangan di lembaga pendidikan usia dini. Disimpulkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam manajemen keuangan sekolah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola yang akuntabel dan partisipatif. Kata kunci: sistem informasi, transparansi keuangan, website, pelatihan, TK Kartini ABSTRACTThe financial management issue at TK Kartini,, lies in its manual administrative system, particularly in the processes of tuition fee (SPP) payments and reporting. This results in a low level of financial transparency, both from the foundation's management and other stakeholders. To address this challenge, training and assistance activities were conducted to implement a web-based information system. The training was aimed at teachers, foundation administrators, and the school committee as the primary participants. The implementation method consisted of four stages: (1) an initial questionnaire to measure perceptions of financial transparency, which yielded a result of 65%; (2) delivery of materials and technical training on the use of the financial website from both user and administrator perspectives; (3) system usage simulation; and (4) a final evaluation through a questionnaire, which showed an increase in perceived transparency to 95%. The financial information system used was developed with a user-friendly and responsive approach and equipped with key features such as bill data management, transaction history, and payment reminder notifications. The training results indicate that the use of a web-based information system significantly contributes to improving transparency and efficiency in financial administration at early childhood education institutions. It is concluded that the integration of information technology into school financial management is a strategic step toward achieving accountable and participatory governance. Keywords: information system, financial transparency, website, training, TK Kartini