Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREFERENSI WALI SANTRI DALAM MEMILIH PENDIDIKAN TINGKAT DASAR Studi Kasus Di Pondok Tahfidz Al-Qur’an AlMuqaddasah Nglumpang Mlarak Ponorogo Abu Bakar
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v8i1.786

Abstract

Ketika menghadapi tahun ajaran baru, para wali disibukkan memilih sekolah sebagai jaminan masa depan anaknya. Mereka mencari sekolah yang bermutu, dan akhirnya lembaga pendidikan juga berlomba untuk membuat branding agar menjadi pilihan dengan menawarkan kompetensi, skill, pekerjaan, dan lain-lain. Bertolak belakang dengan fakta, Pondok alMuqaddasah yang memfokuskan pada pendidikan al-Qur’an, ternyata juga diminati oleh para wali. Berbalik antara data dan fakta, peneliti mengkaji faktor yang mempengaruhi preferensi wali dalam memilih pendidikan tingkat dasar melalui pertanyaan: (1) bagaimana persepsi wali santri terhadap pondok dan (2) faktor apa yang mempengaruhi dalam menentukan pilihan di pondok? Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut. Persepsi wali santri terhadap sistem maupun nilai pondok bahwa sistem pondok dipandang sebagai sesuatu yang strategis, berjalan di atas nilai yang hidup pada jiwa kiyai, guru, dan santri yang digerakkan oleh nilai keikhlasan dan semangat pengabdian. Adapun faktor dominan yang mempengaruhi wali santri dalam memilih Pondok al-Muqaddasah adalah pendidikan al-Qur’an. Motif ini didasarkan pada pergeseran kesadaran masyarakat terhadap pendidikan, yaitu peralihan orientasi kerja dari yang berorientasi kapital menuju kepada nilai spiritual. Pilihan sikap ini bagian dari aktualisasi diri para waliyang memiliki kematangan jiwa yang telah bergeser dari materi menuju meta-motivation.
Teologi Kemiskinan Abu Bakar
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep teologi kemiskinan dengan mengeksplorasi perspektif agama terhadap fenomena kemiskinan serta relasi antara iman dan tanggung jawab sosial dalam mengatasi ketidakadilan ekonomi. Studi ini difokuskan pada interpretasi teks-teks keagamaan yang membahas kemiskinan, serta bagaimana pemahaman teologis tersebut memengaruhi sikap dan praktik masyarakat maupun institusi keagamaan dalam merespons masalah kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis teologis-filosofis, mencakup kajian komparatif antara berbagai tradisi agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi kemiskinan tidak hanya memandang kemiskinan sebagai takdir, tetapi juga sebagai konsekuensi struktural yang menuntut respons aktif berbasis nilai-nilai keadilan, belas kasih, dan pemberdayaan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan kerangka teologis yang relevan bagi upaya pengentasan kemiskinan, memperkaya dialog antariman tentang keadilan sosial, serta mendorong keterlibatan komunitas religius dalam advokasi kebijakan yang pro-kaum miskin. Temuan ini juga dapat menjadi dasar pengembangan program pemberdayaan yang integratif antara dimensi spiritual dan praktis.