Agus Sofwan
Sekolah Pascasarjana Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK SYSTEM PENGONTROLAN LALU LINTAS CERDAS PADA PERSIMPANGAN JALAN Agus Sofwan; Atjep Sudaryanto; Agus Priyono
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 2, No 2 (2015): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.2.2.39-46

Abstract

Kebiasaan tabiat untuk melakukan pelanggaran terhadap waktu menyala lampu lalu lintas cenderung meningkat. Saat lampu merah masih menyala, pengendara sudah melintas dan cenderung tidak perduli dengan peraturan lalu lintas. Keadaan ini terutama pada jam sibuk sehingga menyebabkan kemacetan. Kurangnya disiplin penyebab utama terjadinya pelanggaran di persimpangan lampu lalin.Di sisi lain, penerapan kontrol lampu lalin cerdas, membutuhkan tingkat kedisiplinan tinggi dari para pengguna.Sistem ini akan melakukan penghitungan waktu lampu sesuai dengan kondisi kepadatan kendaraan pada jalan utama. Jika ruas jalan persimpangan mempunyai kepadatan yang lebih banyak maka secara otomatis penentuan waktu diberikan porsi yang lebih lama pada ruas jalan tersebut dibandingkan dengan jalan lainnya. Sistem kontrol ini diprogram untuk secara akurat memberikan waktu menyala lampu la lin dan pada saat bersamaan kamera akan menangkap gambar para pelanggar la lin dan mengirimkan hasilnya ke kantor Polisi untuk melakukan siasatan lanjutan dengan memberikan denda. Metode Penelitian yang dilakukan menggunakan kajian literatur dan penelitian lapangan termasuk pengumpulan data melalui quisioner kepada pengendara kendaraan dan seterusnya dibandingkan dengan kondisi sebelum dan setelah implementasi dari Sistem Kontrol Cerdas. Awalnya menimbulkan kekacauan karena perubahan pengaturan lampu lalin,namun lama kelamaan akan terjadi perubahan dengan meningkatnya kedisiplinan para pengendara. Ada peningkatan kecenderungan disiplin dibandingkan dengan sebelumnya. Hal ini akan berdampak lebih positif sekiranya dalam aplikasinya aparat kepolisian lalu lintas tegas menerapkan sanksi tilang tanpa pandang bulu.