Deti Anggraeni Akbar
Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN PERBAIKAN SISTEM INFORMASI PADA PROSES PEMBUATAN PENAWARAN SUKU CADANG DIVISI SERVICE MENGGUNAKAN METODE ANALISI PIECES DAN PENDEKATAN TERSTRUKTUR (Studi Kasus : PT. JK) Mutmainah Mutmainah; Deti Anggraeni Akbar
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 7, No 2 (2020): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.7.2.133-142

Abstract

Studi dilakukan pada PT JK perusahaan kontraktor pemasang elevator dan eskalator merk Goldstar / LG / SIGMA (Agen Tunggal Pemegang Merk) dan pelayanan berupa jasa pemeliharaan dan perawatan. Divisi Service mendapatkan keluhan pelanggan perihal lamanya proses pembuatan penawaran suku cadang. Setelah dianalisa penyebabnya, kendala yang dialami dikarenakan terdapat keterlambatan pada proses pengiriman Form Permintaan Penawaran ke kantor pusat oleh Tim Operasional dan proses pembuatan penawaran suku cadang oleh Tim Marketing. Keterlambatan disebabkan karena pengiriman Form Permintaan Penawaran masih manual dan informasi pada Form Permintaan Penawaran suku cadang yang kurang spesifik, sehingga waktu aktual pelaksanaannya melebihi waktu standar yang telah ditetapkan perusahaan. Penelitian dilakukan dengan perancangan perbaikan sistem informasi proses pembuatan penawaran suku cadang. Pengolahan data menggunakan Metode Analisis PIECES dan Pendekatan Terstruktur, dengan tujuan supaya keterlambatan pada proses pembuatan penawaran suku cadang tidak terjadi lagi. Dari hasil pengolahan data dengan Analisis PIECES dan melakukan Pendekatan Terstruktur, dilakukan perbaikan dengan mengirim Form Permintaan Penawaran Suku Cadang yang dibuat dalam bentuk Excel dikirim secara online via email dan dapat diakses melalui web server. Sehingga keterlambatan pada proses pembuatan penawaran suku cadang tidak terjadi lagi dan perusahaan dapat mengatasi keluhan pelanggan.