Menulis merupakan salah satu keterampilan dalam pelajaran BahasaIndonesia mulai dari SD s.d. SMA. Salah satu kompetensi dasar menulis adalahmenulis cerita pendek. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan untuk menuliscerita pendek. Kesulitan ini disebabkan para siswa tidak senang menulis dan sulituntuk mengungkapkan gagasan lewat tulisan akibat dari kurangnya variasi dalammengajar atau metode mengajar yang tidak tepat. Bermain imajinasi dan mind mapmerupakan strategi baru untuk menumbuhkan rasa senang pada siswa dalammenulis cerita pendek. Dengan imajinasi, para siswa dapat berkreativitas, termasukkreativitas dalam menulis. Peta pikiran (mind map) yang identik dengan gambargambardan warna-warna sangat mempengaruhi proses berpikir seseorang dalammenuangkan gagasan. Hal ini akan memudahkan siswa dalam membuat kerangkakarangan cerpen. Perpaduan bermain imajinasi dan mind map dalam menulis dapatmeningkatkan keterampilan seseorang dalam menulis. Karena menulis tidak hanyamengandalkan otak kiri melainkan otak kanan pun sangat mendukung, sehinggamenulis pun menjadi suatu aktivitas yang menyenangkan. Hal ini dapat dibuktikandalam penelitian yang dilakukan pada 16 orang siswa kelas X SMA N 1 SilauKahean. Berdasarkan hasil penelitian, pada penelitian pertama denganmenggunakan metode ceramah dan penugasan, 10 orang siswa masih memperolehnilai di bawah KKM. Pada penelitian kedua dengan menggunakan metode bermainimajinasi, mind map dan penugasan, nilai rata-rata kelas dalam materi menuliscerita pendek meningkat dari 68.5 menjadi 75.9 dan hanya 1 (satu) orang yangnilainya tidak mencapai KKM.