This Author published in this journals
All Journal Edukasi Kultura
Nurjamiaty Nurjamiaty
Pemerolehan bahasa (language acquisition) adalah proses-proses yang berlaku di dalam otak seorang anak ketika memperoleh bahasanya. Proses-proses ketika anak sedang memperoleh bahasa terdiri dari dua aspek: pertama aspek performance yang terdiri dari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA TIGA TAHUN BERDASARKAN TONTONAN KESUKAANNYA DITINJAU DARI KONTRUKSI SEMANTIK Nurjamiaty Nurjamiaty
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 2, No 2 (2015): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i2.5180

Abstract

Pemerolehan bahasa (language acquisition) adalah proses-proses yangberlaku di dalam otak seorang anak ketika memperoleh bahasanya. Proses-prosesketika anak sedang memperoleh bahasa terdiri dari dua aspek: pertama aspekperformance yang terdiri dari aspek-aspek pemahaman dan pelahiran. Kedua aspekkompetensi (kemampuan linguistik). Kemampuan linguistik anak terdiri dari tigakomponen, yaitu: kemampuan fonologi, semantik dan kalimat. Ketiga komponen inidiperoleh anak secara serentak atau bersamaan. Pemerolehan bahasa ini lazim jugadibagi menjadi pemerolehan sintaksis dan pemerolehan semantik. Pemerolehansemantik adalah pemerolehan leksikon atau kosakata.Tahapan-tahapan pemerolehanbahasa anak di seluruh dunia pada dasarnya adalah melalui proses yang sama hinggaditemukan kerumitan-kerumitan linguistik yang timbul pada anak usia dini.Kesamaan tersebut, menurut pandangan kaum mentalistik, merupakan bekal kodratipada saat lahir. Mengingat pentingnya masa keemasan (golden age) pada anak-anak,yaitu usia 0-6 tahun, pada masa ini pertumbuhan otak mengalami perkembanganyang sangat pesat, maka anak perlu stimulus yang dapat meningkatkan seluruhpotensinya. Potensiyang dimaksud antara lain kemampuan berbahasa, beretika,sosial, kognitif, seni, dan fisik.